Gubenur Bali Siapkan SMA Negeri di Abang, Pendidikan Jadi Prioritas

0
119

KARANGASEM – Pendidikan merupakan salah satu hak mendasar warga masyarakat.

Menindak lanjuti aspirasi warga akan hadirnya SMA negeri di Kecamatan Abang, Karangasem, Gubernur Bali I Wayan Koster sudah menyiapkan SMA Negeri 1 Abang, berlokasi di Desa Tista.

Proyek yang didanai dari APBD Provinsi Bali ini sudah dimulai ditandai dengan peletakan batu pertama oleh gubernur, Sabtu (8/8/2020).

Ikut mendampingi Wayan Koster, Ketua DPRD Karangasem I Gede Dana, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa serta seluruh jajaran dan OPD terkait.

Kabupaten Karangasem.menjadi salah satu kabupaten yang mendapatkan skala prioritas layanan pendidikan untuk jenjang sekolah menengah atas. Buktinya dua sekolah dibangun di Karangasem yaknj di Kecamatan Kubu dan Kecamatan Abang.

Gubernur I Wayan Koster berharap proyek pembangunan gedung SMAN 1 Abang bisa selesai tepat waktu. Pembangunan ini ditargetkan selesai pada Desember tahun 2020. Sekolah ini dibangunan lantai tiga, dengan beberapa kelas dan ruang administrasi.

Pembangunan SMA Negeri 1 Abang ini dibangun atas usulan I Gede Dana selaku kader Partai PDIP sekaligus Ketua DPRD Karangasem. Dimana usulan ini sudah ada sejak dua tahun lalu namun baru kali ini berhasil direalisasikan, karena adanya prioritas lain.

“Astungkara, bisa di bangun tahun ini walaupun sebenarnya anggarannya terbatas karena dialihkan ke penanganan Covid-19 namun karena kerja keras dari Sekda dan Kadis PUPR akhirnya saya bisa merealokasi sejumlah anggaran dari program sehingga SMA ini bisa dibangun tahun ini,” ujar Koster.

Lanjut Koster pembangunan ini dilandasi adanya lulusan SMP banyak yang belum tertampung di SMA negeri.

“Saya telah merespon aspirasi masyarakat seluruh Bali yang pada umumnya mengalami kesulitan melanjutkan pendidikan ke SMA atau SMK negeri karena ternyata selama 10 tahun lewat tidak pernah ada pembangunan SMA -SMK negeri yang baru,” katanya.

Dirinya berharap agar tahun ajaran baru 2021 nanti, dengan selesainya pembangunan di akhir tahun, penerimaan peserta didik baru tidak lagi mengalami kesulitan seperti sebelumnya.

Gubernur Koster juga meminta, ketika pembangunan SMA ini selesai, para guru dan pegawai yang dipekerjakan diprioritaskan yang beralamat dekat dengan lokasi sekolah atau di Kecamatan Abang. “Pak kepala BKD juga harus menyiapkan berapa guru yang diperlukan di masing-masing bidang studi dan pegawai administrasinya, supaya mulai disiapkan kebutuhannya untuk diangkat sebagai tenaga kontrak,” demikian Koster.(ami)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here