Parta Harapkan Pemerintah Adopsi Tukar Sampah Dengan Beras

0
55
BERSEMANGAT : Anggota DPR RI I Nyoman Parta mengedukasi anak-anak program tukar sampah plastik dengan beras.

GIANYAR –  Anggota DPR RI , I Nyoman Parta menilai program tukar sampah plastik dengan beras sangat efektif dalam mengedukasi masyarakat terutama dalam menjaga lingkungan.

Menurutnya, salah satu permasalahan pengelolaan sampah di TPA karena tidak ada pemilahan antara sampah organik dan anorganik. Karenanya, program tersebut perlu diadopsi pemerintah di tingkat provinsi dan kabupaten. “Tentu sangat efektif. Pertama, mengajak setiap orang terlibat dalam merawat lingkungannya dan kegiatan ini lebih terhormat karena jerih payah merawat lingkungan diberikan kompensasi beras sebagai motivasi,”kata I Nyoman Parta di sela-sela kegiatan tukar sampah plastik dengan beras di Banjar Wangbung, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Minggu (2/8/2020).

Apabila kompensasi dalam bentuk uang, kata Parta, warga yang susah payah mengumpulkan sampah plastik dapatnya tidak sebanding dengan uang yang diterima. “Jika ditukar dengan uang dapatnnya sedikit tapi jika ditukar dengan beras dapatnnya berlipat. Contohnya, 1 kilogram  kresek kan dapatnnya hanya  Rp 3.000. Kalau beras bisa dapat 1 kilogram. Begitu juga dengan  kardus, 1 kilogram dapatnya hanya seribu rupiah tapi dengan empat kilo kardus bisa ditukar dengan satu kilo beras,”jelas Parta yang juga pemerhati lingkungan ini.

Ia menegaskan, dalam program ini mengambil semua plastik tanpa kecuali, termasuk pembungkus makanan ringan. “Kegitan ini bisa memberi ruang lebar untuk mengumpulkan para donasi dalam menyumbang beras lalu  ditukar dengan sampah plastic. Jadi, mereka yang memiliki kepedulian dengan lingkungan bisa terlibat bareng,”ujar   mantan Anggota DPRD Bali ini.

Sementara itu, program yang dilaksanakan di Banjar Wangbung, Desa Guwang, Sukawati, terkumpul satu truk sampah dengan total beras yang dihabiskan 250 kilogram. Sejumlah anak-anak pun sangat bersemangat mengikuti kegiatan ini.  (jay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here