DPP Umumkan Rekomendasi PDIP Bali Tahap III, PDIP Bali Dikabarkan Jemput Rekomendasi ke DPP

0
481

DENPASAR- Kabar rekomendasi DPP PDIP untuk pasangan bakal calon Bupati-Wakil Bupati dan walikota-Wakil Walikota yang akan mengikuti pertarungan pada Pilkada 9 Desember 2020 maaih samar-samar. Ada yang menyebutkan rekomendasi sudah diterima dan ada juga menyebutkan Ketua DPD PDIPBali Wayan Koster sedang menjemput rekomendasi ke Jakarta. Kabar lain juga membenarkan sejumlah pimpinan DPC PDIP di Bali juga sedang menjemput ke Jakarta yang lagi-lagi dikabarkan dipanggil oleh DPP terkiat rekomendasi.

Sekretaris DPD PDIP Bali IGN Jaya Negara saat dikonfirmasi via telepon, Rabu malam (29/7/2020) menyebutkan mekanisme partai selama ini ketika akan menerbitkan rekomendasi untuk pasangan calon baik gubernur, bupati maupun walikota selalu diawali dengan diumumkan terlebih dahulu oleh DPP. Bisa saja terjadi saat diumumkan oleh DPP, masing-masing DPD ataupun DPC yang akan diberikan rekomendasi dipanggil dan penyerahan secara langsung. “Untuk Bali sampai saat ini belum ada diumumkan rekomendasi pasangan calon bupati dan wakil bupati termasuk walikota dan wakil walikota. ” Saya dengar informasinya dari DPP Bali akan diumumkan pada tahap ke tiga, “ujarnya.

Jaya Negara yang juga Wakil Walikota Denpasar ini sangat meyakini kalau kedatangan pimpinan DPC bukan urusan rekomendasi. Seperti halnya rekomendasi Walikota Solo, sebelum diserahkan pasti diawali dengan pengumuman oleh DPP barulah diserahkan kepada calon yang direkomendasi.

Sementaradalam perhitungan dan mekanisme partai, kalau berbicara pada tahap III pengumuman untuk Bali, politisi PDIP Denpasar yang juga mantan Ketua Komisi C DPRD Kota ini memperkirakan akan diumumkan pada akhir Juli atau awal Agustus. Sebab mengikuti tahapan di KPU, September sudah dimulai pendaftaran. Kalau Agustusini tidak diserahkab rekomendasinya pastipasangan calon kelabakan. Bagaimanpun juga harus mengurus administrasi. “Perkiraan awal Aguatua bisa saja awal Agustus antara tanggal 3 dan 7 Agustus,”ujarnya diplomatis.

Mengenai adanya rumor rekomendasi PDIP di Bali sempat tarik ulur, pihaknya tidak mau menanggapi rumor yang tidak jelas. Sebab, Ketua Umum memiliki kewenanga penuh siapa yangaakan direkomendasi dan kapan akan diserahkan kepadayang direkomendasi, semuanya kewenanganya di DPP.

Ditempat terpisah salah satu petinggi DPD I PDIP Bali yang juga Ketua Fraksi Partai PDIP di DPRD Bali Dewa Made Mahadnyana mengatakan, sampai siang kemarin belum mendapatkan kepastian terkait turunnya rwkomendaai dari DPP. Namun berdasarkan informasi yang dirinya dapat dari daerah, memang ada rombongan dari Bali ke DPP PDIP di Jakarta. “Yang pasti saya tidak dapat info, tapi yang tyang dapat info dari Tim Pemenangan di Karangasem, katanya calonnya dipanggil ke Jakarta,” kata Dewa Mahayadnya saat dihubungi, Rabu (29/7/2020).

Dewa Mahayadnya yang juga Sekretaris Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPD PDIP Bali ini juga tidak berani memastikan apakah pemanggilan tersebut berkaitan dengan urusan rekomendasi. Pasalnya, terkait hal itu hanya Ketua DPD PDIP Bali yang mengetahui. “Nah itu yang saya tidak tahu. Kalau kebiasaan dipartai itu diumumkan oleh Ketua Umum (Ketum). Apakah pada saat pengumuman itu beliau-beliau (calon) diajak sekalian. Nah itu mungkin,”katanya.

Menurutnya, berdasarkan informasi yang dirinya terima, diperkirakan rekomendasi dari DPP PDIP tahap ketiga akan diumumkan pada akhir Bulan ini. Paling lambat pada awal Agustus. “Yang jelas saya tidak tahu (pasti). Karena saya di BSPN sedang mengelola saksi dan tim. Tim itu yang memberi tahukan dipanggil ke Jakarta,”pungkasnya. (arn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here