
DENPASAR – PKK Kota Denpasar menggandeng Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Mahasaraswati Denpasar untuk mengaktifkan meja penyuluhan, pemeriksaan gigi dan mulut di setiap pelaksanaan posyandu di banjar-banjar di Kota Denpasar. Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara saat meninjau pelaksanaan posyandu di Kota Denpasar, Selasa (7/5/2024).
Lebih lanjut Antari Jaya Negara mengungkapkan mengaktifkan meja meja penyuluhan, pemeriksaan gigi dan mulut merupakan salah satu arahan Ketua TP PKK Provinsi Bali dan sebagai bentuk sinergitas untuk pelaksanaan program posyandu.
Dengan adanya penambahan meja penyuluhan khususnya untuk kesehatan mulut dan gigi diharapkan masyarakat memahami bagaimana menjaga kesehatan gigi dan mulut. “Dengan adanya penyuluhan dan pemeriksaan gigi dan mulut kami harapkan masyarakat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan mulut dan gigi,” ujar Antari Jaya Negara.
Selama ini menurutnya masyarakat pasti sudah melaksanakan menggosok gigi setiap habis makan. Namun untuk menggosok gigi yang benar dan menjaga kesehatan mulut belum tentu semua memahami. Dengan adanya penyuluhan dari Fakultas Kedokteran Gigi Fakultas Mahasaraswati Denpasar diharapkan dapat menjaga kesehatan mulut dan gigi dengan benar.
Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Mahasaraswati Denpasar Dr. drg. Dewa Made Wedagama, Sp.KG., FICD, menyampaikan apresiasi pada Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar karena langsung bergerak cepat untuk melaksanakan arahan Ketua TP PKK Provinsi Bali. Ini merupakan sebagai bentuk sinergitas pelaksanaan program kesehatan yang pelaksanaanya langsung menyentuh masyarakat melalui posyandu. “Saya tahu pelaksanaan posyandu di Kota Denpasar sangat aktif, bahkan sudah banyak posyandu di Kota Denpasar telah paripurna,” ujar Dr. drg. Dewa Made Wedagama, Sp.KG., FICD.
Lebih lanjut Dr. drg. Wedagama, Sp.KG., FICD menambahkan untuk melaksanakan kegiatan ini pihaknya melibatkan seluruh dosen fakultas kedokteran gigi dan mahasiswi kedokteran gigi yang sedang koas.
Untuk kegiatan di posyandu pihaknya menyampaikan akan mengutamakan penyuluhan sehingga masyarakat diharapkan mengetahui secara benar bagaimana menjaga kesehatan gigi dan mulut. Namun tidak lepas untuk pemeriksaan gigi bagi anak-anak dan lansia akan tetap dilakukan dan bila perlu dilakukan tindakan segera untuk kesehatan gigi akan dilakukan karena pihaknya telah membawa mobil pelayanan kesehatan gigi. “Bila tidak pasien diperlukan ambil tindakan segera untuk gigi kami akan melakukan tindakan mobil pelayanan,” ujarnya.
Salah seorang lansia Ketut Suani (60) mengaku sangat mengapresiasi pelaksanaan penyuluhan gigi dan mulut. Terlebih lagi diperuntukan untuk anak-anak dan lansia. “Kami sangat mengapresiasi penambahan pelayanan untuk pemeriksaan gigi dan mulut. Sehingga kami memahami bagaimana menjaga kesehatan mulut dan gigi secara benar,” ujarnya. (surr)








