
BULELENG – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosanti) Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan menghadiri sekaligus membuka kegiatan seminar bertajuk ‘Pentingnya Konsistensi dalam Branding Organisasi’ yang digelar Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Epu Kuturan Singaraja.
Selain menekankan pentingnya media sosial dalam upaya pengembangan organisasi dan bisnis, Kadiskominfosanti Buleleng yang didaulat menjadi narasumber juga mengajak mahasiswa untuk bersama-sama membentuk ‘branding’ organisasi yang menarik dan mengembangkannya secara konsisten.
“Dijaman generasi Z saat ini masyarakat lebih condong mencari informasi kekinian melalui media karena lebih mudah, cepat dan efisien,” tandas Suwarmawan pada seminar di Aula Kampus Kresna,STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja, Sabtu (23/3/2024).
Suwarmawan menegaskan pada era digitalisasi, medan perang dari persaingan bisnis adalah media digital atau online.
“Maka, media sosial sangat efektif sebagai penghubung antar organisasi maupun personal, tentunya dengan menampilkan kemasan branding yang simpel dan menarik. Namun, perlu juga disesuaikan lokasi, sasaran dari media sosial yang digunakan untuk menyajikan informasi, termasuk berkolaborasi dengan medsos yang mempunyai rating tinggi atau influenzer agar informasi bisa menyebar luas ke masyarakat,” jelasnya.
Mantan Kabagprokom Setda Buleleng ini mengingatkan penggunaan media sosial juga harus disesuaikan terutama umur karena setiap medsos memiliki pengguna dengan rentang umur yang berbeda-beda.
“Seperti kita lihat saat ini, kalau di Buleleng itu lebih banyak menggunakan Instagram dan Tiktok. Sedangkan Facebook itu kalangannya untuk usia 40 tahun ke atas, namun ini sama-sama media yang memiliki pangsa pasar tersendiri. Yang terpenting, generasi muda harus bijak bermedia sosial, gunakan untuk hal positif dan tidak menyebarkan informasi hoak, atau bohong,” pungkasnya. (kar/jon)








