
BADUNG – Federation of ASEAN Shipowners’ Association (FASA) menggelar 60th Executive Committee (Exco) Meeting & 49th Annual General Meeting (AGM) di Pulau Dewata, Rabu (6/3/2024).
Pertemuan tersebut menyusul terpilihnya Ketua Umum Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) sebagai Ketua Umum FASA pada November 2023 lalu.
Ketua Umum FASA, Carmelita Hartoto menuturkan, Exco Meeting dan AGM merupakan agenda tahunan dari FASA. Kegiatan dihadiri oleh para delegasi asosiasi pelayaran dari delapan negara ASEAN anggota FASA, serta para pemilik kapal nasional.
Berbagai isu krusial menyangkut industri pelayaran regional dan global, menjadi bahan bahasan dalam pertemuan tersebut. Di antaranya seperti dekarbonisasi, green shipping, dan Selat Malaka.
Carmelita mengatakan, kini dunia berada dalam ketidakpastian yang tinggi. Perang Rusia VS Ukraina dan Israel VS Palestina serta krisis Laut Merah, telah memaksa operator kapal menempuh rute lebih jauh antara Asia dan Eropa. “Situasi ini telah menjadi perhatian serius para pelaku usaha pelayaran regional dan global,” sambungnya.
Berkenaan dengan itu, Exco Meeting dan AGM FASA dirasa akan menjadi sebuah kesempatan baik. Terutama dalam hal berbagi informasi, sharing best practice, serta meningkatkan kerja sama antar pelayaran di ASEAN.
Forum tersebut, sambung dia, juga akan menjadi wadah dalam membahas masalah seperti penahanan kapal (ship detention). Di samping itu juga wadah untuk membicarakan peluang bisnis dan peningkatan kerja sama pelayaran, seperti dukungan dalam pembiayaan pengadaan kapal, asuransi kapal, dan galangan kapal.
Bagi Indonesia sendiri, pertemuan tersebut dipastikan dapat membawa manfaat dalam penguatan Beyond Cabotage. Yakni kegiatan angkutan ekspor dan impor menggunakan kapal berbendera Merah Putih dan dikerjakan oleh awak berkebangsaan Indonesia.
“Kini sudah banyak perusahaan pelayaran nasional yang melayani rute internasional dengan berbagai macam komoditas yang diangkut,” sambungnya.
Lebih lanjut, Carmelita juga menyampaikan, kepemimpinan Indonesia di kancah regional juga akan menjadi kesempatan untuk lebih memperkenalkan industri maritim Tanah Air kepada para delegasi negara anggota ASEAN. Itu sekaligus meningkatkan peran Indonesia di sektor industri pelayaran regional.
“Kepemimpinan di FASA dan kelak di ASA akan menjadi kesempatan Indonesia berkontribusi lebih besar bagi kemajuan industri pelayaran dan maritim di tingkat regional Asia,” pungkasnya sembari mengabarkan bahwa semester pertama tahun ini, akan digelar Singapore Maritime Week dan Asian Shipowners’ Association (ASA) AGM yang salah satu agendanya adalah pemilihan Ketua Umum ASA. (adi,dha)








