
BADUNG – Volume lalu lintas di Jalan Tol Bali Mandara berangsur-angsur mengalami pertumbuhan positif pasca pandemi Covid-19. Meski demikian, capaian di tahun 2023 belum sepenuhnya pulih sebagaimana tahun 2019.
Manager Operation & Maintenance PT Jasamarga Bali Tol (JBT), I Putu Gandi Ginantra membeberkan, pada tahun 2021, total terdapat 4,1 juta kendaraan yang melintas di atas Jalan Tol Bali Mandara. Dengan rata-rata harian sebanyak 10.700 kendaraan/hari.
Kemudian pada tahun 2022, capaian tersebut melonjak menuju angka 8,7 juta kendaraan. Yakni dengan rata-rata harian sebanyak 26.000 kendaraan/hari. Sementara di tahun 2023, capaiannya sebanyak 14,2 juta kendaraan dengan rata-rata harian 38 ribu kendaraan.
“Pada tahun 2023, JBT mengalami peningkatan kinerja. Tercatat 14,2 juta kendaraan yang melintasi Tol Bali Mandara. Jumlah ini meningkat hingga 61%, jika dibandingkan tahun 2022. Bahkan pada periode Natal dan Tahun Baru, jumlah kendaraan yang melintasi Tol Bali Mandara mencapai 839 ribu kendaraan, dengan puncak tertinggi pada 73 ribu kendaraan per hari,” ungkap Gandi.
Meski demikian, Gandi tidak memungkiri bahwa capaian di tahun 2023 notabene masih kalah dengan tahun 2019. Yang mana volume lalu lintas pada masa sebelum pandemi Covid-19 tersebut adalah mencapai 16,3 juta dengan rata-rata 45 ribu kendaraan/hari.
“Kami optimis volume lalu lintas di Tol Bali Mandara terus mengalami pertumbuhan positif ke depannya. Hal tersebut seiring dengan menggeliatnya pariwisata termasuk pelaksanaan event-event internasional di Bali yang tentu sangat membantu dalam hal peningkatan traffic,” pungkasnya mendampingi Direktur Keuangan PT JBT, I Wayan Eka Saputra. (adi,dha)








