
KUTSEL – Pengelola membantah DTW Kawasan Luar Pura Luhur Uluwatu nantinya akan dilengkapi area wedding party. Yang ada, hanyalah area spot foto prewedding.
Demikian seperti disampaikan oleh Manager Pengelola DTW Kawasan Luar Pura Luhur Uluwatu, Wayan Wijana, Rabu (12/7/2023) lalu.
“Itu baru perencanaan. Dalam masterplan sudah tercantumkan. Nanti kan kami pasti analisa. Tapi kalau istilahnya wedding party tentu di Pura itu kontradiktif. Yang kami maksudkan di sana bukan wedding party, tapi foto prewedding. Wedding party tidak bisa menurut pandangan saya, dan itupun harus dikaji lebih matang,” sebutnya.
Dalam DTW Kawasan Luar Pura Luhur Uluwatu, sambung dia, sesungguhnya sudah biasa dilakukan kegiatan foto prewedding. Lokasinya di ujung utara, dekat dengan tembok roboh akibat cuaca ekstrem belum lama ini.
“Di sana viewnya bagus, sunset point, ada samuderanya, dan sebagainya,” sambungnya.
Namun ditegaskan dia, dalam penggunaannya nanti tentu harus dilakukan pengawasan. Agar kegiatan berlangsung baik, sesuai norma belaku. “Modelnya, cara pakainya, itu harus kita pantau. Biar tidak sembarangan. Jadi sekali lagi, itu bukan wedding, tapi foto prewedding. Kalau wedding, tidak bisa dilakukan,” tegasnya.
Untuk diketahui seperti diwartakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Badung memiliki sebuah rencana melakukan penataan terhadap Kawasan Pura Uluwatu. Bahkan Detail Engineering Design (DED) terhadap itu telah disiapkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung.
Mengutip Konsep Penataan Kawasan Pura Uluwatu Dinas PUPR Badung, terdapat sejumlah pekerjaan yang akan dilakukan. Mulai dari penataan jalan, area parkir, candi bentar, candi kurung, penyengker, kios (3x3m) sebanyak 30 unit, serta area wedding party dengan jembatan kaca. (adi/jon)








