
BULELENG – Kepemimpinan Gubernur Bali, Wayan Koster didoakan Manggala Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraha, Ida Bhawati Hermawan Tangkas, Pinandita, ratusan Pemangku agar Murdaning Jagat Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini terus melanjutkan kepemimpinannya di Pemerintah Provinsi Bali dan senantiasa diberikan kesehatan oleh Hyang Widhi Wasa.
Doa tersebut disampaikan saat Gubernur Bali, Wayan Koster menghadiri acara Puncak Peringatan HUT ke-17 Pasraman
Pinandita Brahma Vidya Samgraha Kabupaten Buleleng pada, Senin (27/2/2023) di Penarungan, Singaraja.
Selain doa, hasil kerja keras Gubernur Bali, Wayan Koster di dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur monumental dan fundamental di Bali mendapat apresiasi di HUT ke-17 Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraha.
Gubernur Bali, Wayan Koster mengajak Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraha melestarikan Adat Istiadat, Tradisi, Seni Budaya, dan Kearifan Lokal Bali sesuai visi Nangun Sat Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru dengan sepenuhnya menerapkan nilai-nilai Kearifan Lokal Sad Kerthi yaitu enam sumber utama kesejahteraan dan kebahagiaan kehidupan manusia yang meliputi Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi.
Gubernur Bali juga menyampaikan, untuk memajukan Adat Istiadat, Tradisi, Seni Budaya, dan Kearifan Lokal Bali, telah membuat berbagai kebijakan.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan sangat mengapresiasi Pasraman Pinandita Brahma
Vidya Samgraha di dalam menjalankan kegiatan pembinaan dan pendidikan Sesana Kepemangkuan, yang secara jumlah sudah memberikan pendidikan kepada 2.400 lebih Pemangku.
“Mudah mudahan hasil pendidikan tersebut betul-betul dapat dijalankan dengan baik sebagai Pemangku yang bertugas ke Niskala,” tutupnya.
Manggala Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraha, Ida Bhawati Hermawan Tangkas dalam sambutannya melaporkan
bahwa setiap hari Minggu Pasraman Pinandita menyelenggarakan pembinaan dan pembelajaran terhadap para Pinandita dengan memberikan materi ke-pinanditaan yang tertuang dalam Tri Kerangka Dasar Agama Hindu.
Memasuki HUT ke-17 Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraha, kami mengadakan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan pelayanan Upacara Metatah Massal dengan melibatkan ratusan orang, kemudian melaksanakan pewintenan
Jro Mangku Gede yang sebelumnya melaksanakan peningkatan status kepemangkuan dari Jro Mangku ke Jro Mangku Gede.
“Pasraman ini bukan bertugas mencetak Pemangku, kami hanya menyediakan tempat dan waktu untuk para Pemangku yang sudah mendapatkan kepercayaan baik dari keturunan, pemilihan di masing-masing Pura Dadia sampai Pura Kahyangan Desa. Sehingga di Pasraman ini para Pemangku mendapatkan tempat dan waktu untuk belajar meningkatkan pengetahuan dan kemampuan, khususnya dibidang sesana Kepemangkuan. Hal ini kami lakukan, karena sesungguhnya kami sadar betul, bahwa para Pinandita kedepan mempunyai tuntutan yang sangat-sangat berat,” jelas Ida Bhawati Hermawan Tangkas.
Ida Bhawati menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Bali, Wayan Koster yang telah hadir di HUT ke-17 Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraha.(arn/jon)








