
DENPASAR- Menyambut perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Partai Golkar siap mengadu ide dengan berbagai sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki. Golkar akan menunjukan jati dirinya sebagai partai nasionalis dengan segudang kader yang mumpuni sehingga mampu bersaing untuk merebut kemenangan pada Pemilu 2024 mendatang.
Hal itu disampaikan Ketua DPD Golkar Provinsi Bali Nyoman Sugawa Korry seusai kegiatan jalan santai, di Lapangan Puputan Margarana, Renon Denpasar, minggu (16/10/2022).
Kegiatan jalan santai serangkaian HUT Partai Golkar ke-58 ini, dihadiri ribuan kader dan simpatisan partai Golkar. Terlebih disiapkan hadiah sepeda motor, sepada gayung dan hadiah hiburan lainnya.
“Kami rencanakan hadir 3 ribu kader tetapi ternyata yang hadir lebih dari 5 ribu kader dan simpatisan, sehingga banyak yang tidak kebagian kupon undian,”ujar Ketua DPD Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry.
Menurut Sugawa Korry, Golkar yang sudah berusia 58 tahun tentu partai Golkar sudah siap segala hal dalam menghadapi Pemilu Legislatif 2024 dan dipastikan akan mampu mengusung sendiri pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden pada Pilpres mendatang. Golkar telah siap mengusung Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai presiden.
“Menyambut Pemilu 2024, kita terus melakukan sosialisasi dan konsolidasi sehingga Golkar optimis menang Pemilu dan bapak Hartarto presiden,”tegasnya.
Seberapa besar target kemenangannya nanti, politisi partai Golkar dari Banyuatis Buleleng ini meyakini bisa target kemenangan hingga 30 persen pada Pemilu Legislatif.
Sementara dalam pertarungan Pilpres, untuk meyakinkan bisa merebut kemenangan, Golkar akan terus bergerak dengan seluruh kader partai dan dengan koalisi partai yang sudah dibangun. Siapa yang akan dijadikan calon wakil presiden dan dengan partai mana lagi yang diajak berkoalisi tentunya akan menunggu petunjuk dan perintah dari DPP partai.
Sementara kader Golkar dari pusat, Tantowi Yahya menambahkan, kedepan dalam membangun ekonomi bangsa ini, diperlukan pemimpin cerdas yang memiliki gagasan serta ide-ide cemerlang untuk memajukan ekonomi masyarakat di republik ini.
Kinerja pemimpin bangsa kedepan, bukan mengadalkan staf ahli tetapi dia harus ngerti tentang ekonomi dan memang sebagai pelaku ekonomi. Meskipun dalam perengkingan elektabilatasnya masih jauh dibandingan calon lainnya, Tantowi Yahya meyakini akan mampu terkejar karena Pilpres masih jauh dan masih ada waktu setahun lagi.
Menurutnya tinggal poles-poles sedikit lagi dipaatikan akan terus naik elektabilitasnya. Saat ini dinilai masih dinamika dan menjelang waktunya, digas kènceng dan bisa nyalip juga nanti.
“Airlangga mempunyai semua itu dan mempunyai perahu sendiri, peluangnya besar, sekali lagi pilihan pada rakyat,”katanya.
Tantowi Yahya mengibaratkan berobat ke dokter, tahu penyakit pasiennya, pasti akan dinasehati sehingga disarankan jaga pola makan. Makan makanan sehat dan makan kenyang.
“Kalau makan sehat itu pasti tidak enak,”pungkasnya. (arn/jon).








