
KARANGASEM—Aksi pencuri dengan sasaran ayam aduan, kembali di kambuh di Karangasem. Kasus teranyar terjadi di wilayah Polsek Kota Karangasem, dengan korban bernama Galur Witaja (33).Kapolsek Kota Karangasem AKP Dr. Putu Sunarcaya SH.MM, didampingi Kanit Reskrim Iptu Surantika, dikonfirmasi, Selasa (29/3/2022) membenarkan kasus pencurian yang terjadi pada Sabtu(26/3/2022) itu.
“Kasusnya masih dalam penyelidikan petugas, mudah-mudahan pelakunya segera bisa diungkap,” terang AKP Putu Sunarcaya.
Dikatakan, kasus pencurian ayam aduan tersebut pertama kali diketahui istri korban, Fitri Ariskianti Martasari. Pagi itu sekitar pukul 08.00 Wita, korban diberitahu oleh istrinya, bahwa salah satu sangkar ayamnya ada berpindah dari tempat semula.
Kabar sang istri, membuat korban Galur bergegas bangun dari tempat duduknya dan memeriksa ayam aduan yang ada di samping rumahnya. Cek kali cek, ternyata benar seekor ayam aduannya dengan harga Rp 2,5 juta itu sudah tidak ada dalam sangkarnya.
Yakin, bahwa ayam aduannya hilang dicuri orang tak dikenal, korban lantas mencari informasi kepada teman-temannya sesama penghubi ayam aduan. Dari informasi temannya itu diketahui ada orang yang menjual ayam aduan dengan ciri-ciri mirip ayam korban di Pasar Amlapura Barat. Mendapat kabar itu, korban lantas mencari pembeli ayam yang mirip dengan ayam aduan miliknya.
“Saya tanya ke pembeli, katanya penjualnya dari Kubu dengan harga Rp 250 Ribu,” ucap korban kepada petugas Polsek Kota Karangasem.
Kapolsek mengatakan, aksi pencurian ayam aduan itu terjadi tidak terlepas dari kecerobohan korban. Pasalnya, pencuri leluasa bisa masuk rumah korban karena pintu pagar tidak terkunci.
“Pagar rumah korban yang tidak terkunci menjadi pemicu tindak kejahatan itu. Kasus ini masih kami dalami,” pungkas Kapolsek AKP Putu Sunarcaya. (wat/jon)








