
KUTA – Meski masih dalam suasana pandemi, pergerakan penumpang domestik tahunan di Bandara I Gusti Ngurah Rai tercatat naik sebanyak 3 persen. Pertumbuhan positif itu merupakan hasil perbandingan antara rekap kondisi di tahun 2021, dengan tahun 2020.
General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Herry AY Sikado, Kamis (6/1/2022) mengungkapkan, rekap penumpang domestik di tahun 2021 mencapai jumlah 3.770.944 orang. Sementara di tahun 2020, hanya mencapai angka 3.657.298 orang saja. Dengan kata lain, ada selisih sebanyak 113.646 orang antara tahun 2021 dengan 2020.
Sementara itu, untuk pergerakan pesawat udara domestik, justru mengalami penurunan sebanyak 11 persen. Karena di tahun 2021, pergerakan pesawat domestik mencapai 34.942 pergerakan. Sedangkan tahun 2020 berada pada angka 39.259 pergerakan. Penurunan tersebut terjadi akibat keterisian pesawat udara pada tahun 2021 yang terbilang lebih banyak ketimbang tahun 2020.
“Kami mengakui, perlahan di tahun 2021 trafik domestik mulai ada kenaikan. Hal ini bisa dilihat pada 6 bulan pertama di tahun 2021 sebanyak 1.670.949 penumpang. Kemudian di 6 bulan terakhir tahun 2021 mencapai 2.099.995 penumpang dengan persentase naik 26 persen. Kami optimis di tahun 2022 dapat lebih meningkat lagi ditambah dengan aturan penerbangan yang lebih mudah seiring penurunan angka Covid-19 mulai membaik,” jelasnya.
Dikatakan, kecenderungan pertumbuhan juga terjadi pada sektor logistik. Yang mengalami kenaikan sebanyak 14 persen atas perbandingan 27.940.253 kilogram pada tahun 2021 dan 24.511.742 kilogram pada tahun 2020.
Namun diakui Herry, pergerakan penumpang dihitung secara keseluruhan (domestik dan internasional), maka akan terlihat adanya penurunan yang lumayan tinggi. Yakni sebanyak 39 persen, karena pergerakan penumpang total di tahun 2021 hanya mencapai 3.776.551 orang. Sedangkan tahun 2020, angkanya total sebanyak 6.238.774 orang.
“Harapan kami untuk terminal internasional agar segera beroperasi normal kembali seperti sedia kala dapat melayani wisatawan mancanegara. Semua fasilitas dan personil siap bekerja. Sejumlah simulasi juga telah digelar demi kenyamanan dan keselamatan para pengguna jasa berkunjung ke Pulau Dewata Bali,” ucapnya sembari mengingatkan agar segenap pengguna transportasi udara tetap mematuhi protokol kesehatan. (adi/jon)








