
KUTA – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung kembali ikut turun tangan menyikapi persoalan sampah kiriman di pesisir pantai barat Kabupaten Badung. Selain alat berat dan truk, Dinas PUPR juga menerjunkan puluhan tenaga pembersih jalan.
Kepala Dinas PUPR Badung IB Surya Suamba mengatakan, bantuan diberikan atas dasar inisiatif yang berkaca pada pengalaman sebelumnya. Serta koordinasi dengan pimpinan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung. Akhirnya menerjunkan personil dan armada bantuan sejak Sabtu (25/12/2021) lalu.
“Kebersihan pantai adalah tanggung jawab bersama. Dengan bantuan yang kami berikan, paling tidak hingga pergantian tahun nanti tidak ada lagi istilah sampah menumpuk di sejumlah titik pantai,” ungkapnya dihubungi Senin (27/12/2021).
Dalam bantuan tersebut, PUPR Badung mengerahkan 1 unit alat berat, 8 unit truk angkut, serta kurang lebih 50 tenaga. Sementara ini, mereka khusus ditugaskan untuk membantu penanganan sampah kiriman di pesisir Pantai Seminyak, Legian dan Kuta (Samigita).
“Meski kami bantu, sampah kiriman memang tetap saja berdatangan. Tapi paling tidak, target kami adalah mengurangi penumpukan,” sebutnya.
Ditambahkan, sampah kiriman khusus yang berjenis organik tersebut, diangkut menuju tempat penitipan di wilayah Tuban.
Disampaikannya pula, tenaga bantuan tersebut stand bye di pantai dari pagi hingga sore hari. Itu dilakukan dengan peniadaan sementara terhadap tugas rutin yang berupa bersih-bersih jalan.
“Mudah-mudahan lagi dua hari sudah tidak ada penumpukan. Besok saya akan cek lagi ke lapangan,” ucapnya.
Sampai kini, sudah berhasil mengangkut 32 truk sampah kiriman menuju lahan yang ada di wilayah Tuban. (adi/jon)








