
KUTSEL – Tim Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana (Unud) berhasil mengukir prestasi tingkat nasional dalam ajang Business Plan Competition yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Manajemen Universitas Trunojoyo. Tim yang diberi julukan ‘Ambyar Team’ tersebut berhasil meraih gelar terbaik 3, dalam kompetisi yang dilaksanakan secara virtual itu.
Dibawah binaan Gede Bayu Rahanatha, S.E., M.M., Ambyar Team diperkuat tiga orang yakniGede Bagus Nando Khrisnayana Dwi Susila, Ni Putu Putri Warniti, dan I Gusti Ayu Risnatalia.
Menurut salah satu anggota tim, yakni Nando pada Minggu (21/11/2021), model bisnis yang ditawarkan dan akan dikembangkan Ambyar Team, berupa produksi kopi berbahan dasar biji buah salak. Limbah biji salak disulap menjadi olahan kopi yang inovatif.
Model bisnis itu sekaligus berupaya mensinergikan antara pihak petani salak dan Agrowisata Abian Salak yang membantu proses produksi limbah biji salak menjadi olahan kopi. Hasil produksi tersebut selanjutnya dinamakan Salaca.Co.
Produk Salaca.Co tersebut, sambung dia, juga sejalan dengan tujuan SDGs, menyeimbangkan tiga dimensi pembangunan berkelanjutan yakni lingkungan, sosial, dan ekonomi. Di samping itu, Salaca.co diharapkan dapat membuka peluang kerjasama secara berkelanjutan antara petani salak dan Agrowisata Abian Salak. Sehingga nantinya pendapatan petani salak juga ikut meningkat.
Kaitan dengan Business Plan Competition, beber Nando, terdiri dari 3 tahapan. Diawali pengumpulan Business Model Canvas (BMC), yaitu sebuah kerangka kerja yang membahas suatu model bisnis dan disajikan secara visual.
“Tahap berikutnya pengumpulan full paper dan penilaian video presentasi. Terakhir, seleksi ditutup dengan sesi tanya jawab dengan tim penilai saat babak final,” lanjutnya.
Kerja keras tim dan pembimbing akhirnya berbuah manis. Ambyar Team berhasil masuk ke jajaran 3 besar, bersanding dengan ‘Timbal Balik’ dari Universitas Indonesia (peringkat pertama) dan Three Musketeers dari Binus University (peringkat kedua). (adi/jon)








