
DENPASAR – Pelaksanaan proses belajar mengajar di sekolah sangat terasa dampaknya dengan adanya pandemic Covid-19. Seperti yang dialami SMAN 1 Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, proses pembelajaran harus dilaksanakan secara daring. Disinilah penerapan media pembelajaran yang interaktif sangat diperlukan untuk meningkatkan semangat dan ketertarikan para siswa untuk belajar dari rumah, sekaligus memutus penyebaran Covid-19.
ITB STIKOM Bali sebagai perguruan tinggi IT terkemuka di Bali memiliki tanggung jawab moral untuk membantu lembaga pendidikan (sekolah) dalam hal ini SMAN 1 Blahbatuh. Tujuannya agar segera beralih dari pembelajaran convensional atau tatap muka ke pembelajaran secara daring. Hal inilah yang mendorong tiga dosen ITB STIKOM Bali seperti I Made Agus Wirahadi Putra, S.Pd., M.Eng, I Komang Dharmendra, S.Kom., M.T dan Tubagus Mahendra Kusuma, SE., M.Si, untuk mengimplementasikan salah satu unsur dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Implementasi tersebut yakni pengabdian kepada masyarakat dengan memilih SMAN 1 Blahbatu, yang beralamat di Jalan Astina Raya, Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali sebagai mitra kegiatan. Dalam pelaksanaannya, para dosen itu dibantu oleh dua orang mahasiswanya, I Kadek Seneng dan Ni Komang Ari Pridayanti, serta seorang alumninya yaitu Pasek Sutri Parto Utomo, S.Kom.
“Ya kegiatan ini adalah wujud dari salah satu kewajiban kami sebagai dosen dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dengan salah satu poinnya adalah pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat. Jadi, kegiatan pengabdian ini adalah kolaborasi bersama tiga dosen, dengan melakukan sharing kepada para guru untuk mengoptimalkan penggunaan media online guna menyusun media pembelajaran daring yang interaktif,” kata I Made Agus Wirahadi Putra sebagai ketua tim pengabdian, saat ditemui di kampus ITB STIKOM Bali, Renon, Denpasar, Rabu 07 Juli 2021.
Disebutkan, pelaksanaan pengabdian di SMAN 1 Blahbatuh ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Kegiatan diawali dengan pengenalan platform online untuk membantu pembuatan materi pembelajaran, kemudian dilanjutkan dengan praktek penggunaan platform online dan contoh penerapan pada salah satu materi pembelajaran, serta diakhiri dengan diskusi bersama para guru sebagai peserta kegiatan,” sebut Wirahadi.
Sementara Wakasek Kurikulum SMAN 1 Blahbatuh, I Made Aryawan, ketika dihubungi secara terpisah mengaku sangat puas dengan pelaksanaan pengabdian masyarakat oleh para dosen ITB STIKOM Bali. Karena materi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi para guru dalam mempersiapkan proses pembelajaran.
“Kegiatan pengabdian masyarakat ini lebih sering lagi dilakukan di SMAN 1 Blahbatuh, harapnya.(pur)








