
TABANAN – Grup Band yang digawangi tiga anak muda asal Kecamatan Pupuan, Tabanan, Rock And Made (RAM) meluncurkan video klip lagu berjudul “Pupuan Bersinergi”. Lagu ini bercerita tentang segala hal tentang kecamatan Pupuan. Mulai dari kegiatan masyarakatnya yang terkenal bercocok tanam, budaya, adat istiadat dan alamnya yang subur.
Band ini digawangi tiga orang personel diaantaranya Anda Udayana sebagai Vocalist & guitarist, Gede Adit (Gunk Joes) pada drum dan Gede Rifki pada bass. Dalam rilis Lagu Pupuan Bersinergi ini dibuat dengan konsep featuring dengan empat kawan lainnya seperti menggandeng Putu Whia, Putu Andre, Gede Irfan dan Agus Angga dalam karya ini. Putu Whia dalam versi 2 langsung keyboard, Putu Andre sebagai pengisi kidung dan opening,gus angga verse 3 dan De Irfan Chorus.
Menurut sang vocalis, I Putu Anda Udayana, makna dari Lagu Pupuan Bersinergi ini ini menceritakan tentang kehidupan masyarakat khususnya di Se-Kecamatan Pupuan. Mulai dari pekerjaan masyarakatnya, budayanya, dan adat istiadatnya. Selain itu, dari karya ini mereka ingin mengajak segenap masyarakat di seluruh Kecamatan Pupuan ini untuk saling asah asih asuh, salunglung sabayantaka. Hal ini guna mewujudkan visi Pupuan yang bersinergi dan bersatu padu akan menjaga budaya gotong royong yang ada.
“Untuk tema dari lagu ini ialah kehidupan sosial masyarakat pupuan yang dimana mayoritas penduduknya menggeluti bidang cocok tanam atau petani yang tentunya didukung dengan alamnya yang subur dan kaya akan sumber daya alam,” jelasnya, Minggu 18 April 2021.
Pria yang saat ini masih mengenyam pendidikan di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Bali ini melanjutkan, dalam karya ini menggandeng empat rekannya karena mengusung dengan konsep featuring. Pada intinya lagu ini diciptakan untuk menggambarkan Kecamatan Pupuan yang kaya alam sehingga dapat memberi penghasilan bagi penduduknya.
“Ya kebetulan lagu yang kami buat mengikuti lirik yang ada pada lagu seperti gumi subur teken hasil petani sebagai ciri khas kecamatan pupuan yang subur dan kaya akan sumber daya alam. Alasan lain mengangkat tema Pupuan karena kecintaan kami akan tanah kelahiran dimana sebagai tempat kami menginjakan kaki,” jelasnya.(jon)








