
BULELENG – Tangis bayi yang lahir dari rahim, Neny Pungwam (24) asal Kampung Asarbei, Desa Asarbei, Kecamatan Warmare, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Kamis, 15 Januari 2026 pagi, gegerkan warga pesisir pantai Desa Sangsit Kecamatan Sawan.
Tak hanya tangisan bayi laki-laki dengan berat 2,9 kg serta panjang 43 cm, kondisi ibunda sang bayi yang memperihatinkan juga menggugah kepedulian warga untuk memberikan bantuan sekaligus melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat desa serta kepolisian.
“Iya benar, ada laporan masyarakat dan langsung ditindaklanjuti Kapolsek Sawan dengan menugaskan Tim Opsnal ke lokasi untuk melakukan penanganan,” ungkap Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz di Mapolres Buleleng.
Kasi Humas Yohana memaparkan, berdasarkan penanganan awal yang dilakukan Tim Opsnal Polsek Sawan dengan cepat serta humanis, ibu dan bayi yang ditemukan warga masyarakat di pesisir Pantai Desa Sangsit Kecamatan Sawan berhasil dievakuasi untuk diselamatkan.
“Ditemukan warga masyarakat pada hari Kamis, 15 Januari 2026 pagi sekitar pukul 07.00 Wita dan langsung dilaporkan ke SPKT Polsek Sawan,” jelasnya
Laporan warga masyarakat, langsung ditindaklanjuti Kapolsek Sawan dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) bersama petugas medis dari Puskesmas Sawan.
“Dari pemeriksaan medis yang dilakukan, petugas kesehatan dari Puskesmas Sawan menyatakan kondisi bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat badan 2,9 kg dan panjang badan 43 cm dalam keadaan sehat. Sementara ibunya, meski dalam keadaan sehat namun diduga masih mengalami depresi,” jelasnya.
Dari penyelidikan awal, kata Yohana, juga terungkap ibunda dari bayi yang lahir tersebut bernama Neny Pungwam (24) asal Kampung Asarbei, Desa Asarbei, Kecamatan Warmare, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
“Melihat kondisi bayi dan ibunya yang masih nampak depresi, Tim Opsnal Polsek Sawan bersama aparat desa serta petugas medis sepakat mengevakuasi ibu dan anak tersebut ke Puskesmas Sawan I. Upaya dilakukan dengan mengedepankan kemanusiaan serta memastikan ibu dan bayi mendapat perawatan kesehatan dan pendampingan medis yang layak,” tegasnya.
Yohana menambahkan, Kapolsek Sawan juga telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penanganan lanjutan terhadap ibu dan bayi, termasuk perlindungan sosial yang dibutuhkan.(kar/jon)








