
TABANAN – Kodam IX/Udayana menggelar upacara penutupan Dikmaba Infanteri Gelombang II TA 2025 serta Diktukba Gelombang I TA 2026 di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana, Rabu (7/1/2026).
Tercatat 378 Bintara lulusan Dikmaba Infanteri Gelombang II TA 2025 dilantik dan 181 Bintara lulusan Diktukba Gelombang I TA 2026 menyandang pangkat Sersan Dua.
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto dalam amanat dibacakan Irdam IX/Udayana Brigjen TNI Subagyo W.G., menekankan, pendidikan bukan sekadar latihan teknis, melainkan proses pembentukan karakter, disiplin, dan profesionalisme prajurit.
“Proses pendidikan yang saudara lalui bukanlah sekadar rangkaian latihan dan ujian. Pendidikan itu merupakan pembentukan jati diri, sikap mental, disiplin, serta karakter prajurit yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab terhadap tugas dan bangsa,” tegasnya.
Pangdam mengingatkan para lulusan untuk mengamalkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman hidup berkelanjutan, serta menjaga kondisi jasmani dan rohani dengan tetap menegakkan etika keprajuritan.
Dengan berpegang pada nilai moral, disiplin, dan profesionalisme dalam setiap penugasan, Pangdam berharap para sersan baru mampu menjadi kebanggaan satuan sekaligus teladan bagi keluarga dan masyarakat di tempat mereka bertugas.
Sebagai pengakuan atas prestasi akademis dan kedisiplinan selama masa pendidikan, Piagam Penghargaan bagi lulusan Dikmaba Infanteri Gelombang II TA 2025 diberikan kepada Serda Kadek Andika Dharma Wijaya sebagai peraih nilai tertinggi untuk Tri Pola Dasar, Sikap dan Perilaku, serta Pengetahuan dan Keterampilan. Sementara untuk peraih nilai tertinggi Jasmani Militer disematkan kepada Serda I Putu Yoga Darma Putra.
Pada Diktukba TNI AD Gelombang I TA 2026, piagam penghargaan diserahkan kepada Serda I Kadek Artawan (nilai tertinggi Tri Pola Dasar serta Pengetahuan dan Keterampilan), Wawan Wardani (nilai tertinggi Sikap dan Perilaku), dan I Wayan Aditya (nilai tertinggi Jasmani Militer). Penghargaan tersebut mencerminkan dedikasi dan hasil kerja keras para siswa sepanjang pembelajaran.
Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman dalam keterangannya menyatakan, penutupan pendidikan ini merupakan momentum penting dalam menyiapkan prajurit Bintara TNI AD yang profesional dan siap menghadapi dinamika tugas ke depan.
Menurutnya, keberhasilan para lulusan tidak terlepas dari proses pendidikan yang terukur, berjenjang, dan berorientasi pada pembentukan karakter serta penguatan nilai-nilai keprajuritan.
“Melalui pendidikan Dikmaba dan Diktukba ini, Kodam IX/Udayana berkomitmen melahirkan Bintara yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis dan fisik yang baik, tetapi juga bermental tangguh, berdisiplin tinggi, serta memiliki integritas dan loyalitas kepada bangsa dan negara.
Para Sersan Dua yang baru dilantik diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu dan nilai yang diperoleh dalam setiap pelaksanaan tugas di satuan masing-masing.
Upacara pelantikan dimeriahkan dengan demonstrasi kemampuan prajurit yang meliputi senam balok, halang rintang, senam Sparko, bela diri militer, dan pencak silat militer yang ditampilkan oleh para Bintara baru.








