
DENPASAR – Tragedi ambruknya enam toko di Jalan Sulawesi, Denpasar, Rabu (10/9/2025), akibat meluapnya air Tukad Badung menyisakan duka mendalam. Dari enam penghuni dua toko yang ditempati pemiliknya, tiga orang dinyatakan selamat dan tiga lainnya masih hilang.
Adik pemilik Toko Tasnim, Viros, mengaku mendapat firasat sebelum kejadian. Ia bermimpi kehilangan ponsel malam sebelumnya. Saat kabar bangunan ambruk beredar lewat video, ia langsung menuju lokasi. “Sampai di toko tinggal separuh, bagian belakang sudah habis. Saya hubungi kakak dan keponakan, tapi nomor mereka tidak aktif. Keduanya memang tidur di toko,” ujarnya dengan nada cemas.
Keluarganya, Tasnim (54), hingga kini belum ditemukan. Sedangkan sang anak, Farwa (30), sudah berhasil dievakuasi. Keluarga korban lain, Rizal Husain (63), pemilik Toko Centrum, mengatakan empat saudaranya tidur di dalam toko saat kejadian. Dari keempatnya, tiga sudah ditemukan, sementara dua lainnya masih hilang.
“Saya sempat telpon kakak pagi itu, tapi setelah kejadian tidak bisa dihubungi lagi. Saat dicek bersama BPBD, toko sudah kosong,” jelasnya. Ia menambahkan, usaha keluarganya yang sudah berdiri sejak 1980-an itu baru kali ini mengalami musibah sebesar ini. “Tidak pernah ada kejadian seperti ini sebelumnya,” ucap Rizal dengan mata berkaca-kaca. (sur,dha)








