
BADUNG – Australia masih tercatat sebagai negara dengan jumlah kunjungan Warga Negara Asing (WNA) terbanyak di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Januari hingga Mei, angkanya mencapai 629.359 penumpang.
PGS General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Wahyudi mengungkapkan, Australia menjadi negara dengan konektivitas terbanyak dari Bandara Ngurah Rai. Saat ini, ada 9 rute penerbangan langsung Bali – Australia, yakni Adelaide, Brisbane, Cairns, Canberra, Darwin, Gold Coast, Melbourne, Perth, dan Sydney.
“Kami melihat rute-rute dari dan ke Australia masih menunjukkan performa positif dan berkelanjutan,” sebutnya sembari mengabarkan bahwa rute Melbourne menjadi salah satu yang tersibuk, dengan pelayanan mencapai 449.952 penumpang.
Disampaikannya pula, baru-baru ini, maskapai Indonesia AirAsia telah melakukan penambahan rute yang sekaligus memperkuat konektivitas antara Bali dan Australia. Pada penerbangan perdananya Rabu (25/6/2025), pesawat Airbus A320 rute Denpasar-Adelaide (PP) itu membawa 77 penumpang bertolak dari Pulau Dewata. Pesawat tersebut kembali mendarat keesokan harinya di Denpasar dengan mengangkut 154 penumpang.
“Kami yakin penambahan frekuensi ini akan berdampak positif terhadap pergerakan penumpang antara Australia dan Bali,” sebutnya menuturkan rute penerbangan Indonesia AirAsia yang dijadwalkan terlaksana empat kali dalam sepekan itu.
Sekilas menginformasikan, hingga Mei 2025, Bandara I Gusti Ngurah Rai telah melayani 9,27 juta penumpang domestik dan internasional. Saat ini, Bali terhubung dengan 39 rute internasional yang dilayani oleh 46 maskapai. (adi)








