
BADUNG – Pergerakan penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai diperkirakan akan mengalami lonjakan berkenaan dengan masa libur Hari Raya Idul Adha. Dalam rentang waktu dari tanggal 5 – 9 Juni 2029, angkanya diprediksi mencapai 339.523 penumpang.
“Dengan mengacu tren yang ada, kami perkirakan selama libur Idul Adha ini juga akan ada peningkatan. Berdasarkan penghitungan dan data histori, kami perkirakan lebih dari 339.523 penumpang akan melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai pada tanggal 5 hingga 9 Juni, atau rata-rata 67.905 pergerakan penumpang per hari,” ungkap PGS General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Wahyudi.
Capaian tersebut, kata dia, adalah melonjak 10 persen dibandingkan hari biasa. Puncak pergerakannya, diperkirakan terjadi pada tanggal 8 Juni 2025 dengan jumlah 75.199 pergerakan penumpang.
Sejumlah langkah strategis dilaksanakan guna memastikan kelancaran dan kenyamanan operasional. Di antaranya yakni meningkatkan pengawasan pada titik-titik pelayanan atau touch point khususnya yang berpotensi menimbulkan antrian. Di samping itu juga menjaga alur kendaraan maupun penumpang kedatangan dan keberangkatan di terminal domestik dan internasional agar berjalan optimal, efektif, dan efisien.
“Kami juga melakukan koordinasi dengan airline maupun groundhandling untuk memastikan ketepatan waktu jadwal penerbangan, serta memastikan ketersediaan dan kesiapan seluruh fasilitas operasional bandara,” imbuhnya.
Sekilas untuk diketahui pula, kenaikan pergerakan sebelumnya juga terjadi berkenaan dengan libur panjang Kenaikan Isa Almasih (29 Mei – 1 Juni).
Dalam rentang selama 4 hari tersebut, angka pergerakan tercatat mencapai jumlah 277.703 penumpang datang dan berangkat. Dengan angka tertinggi sebanyak 75.150 pergerakan penumpang pada tanggal 1 Juni 2025. Adapun rerata jumlah lalu lintas penumpang per harinya, adalah mencapai 69.425 orang. (adi,dha)








