
BADUNG – Animo institusi terhadap aset kripto, terus mengalami pertumbuhan. Bahkan ketertarikan ini kabarnya sudah mulai terlihat sejak aturan mengizinkan. Animo tersebut, salah satunya dapat dilihat dari perkembangan angka institusi yang turut berinvestasi dalam sebuah layanan bernama Tokocrypto Prestige. Program ini disediakan oleh salah satu pedagang kripto di Indonesia yang secara resmi telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), yakni Tokocrypto.
“Respons terhadap Tokocrypto Prestige sangat positif sejak pertama kali kami luncurkan. Ini menunjukkan bahwa adopsi dan ketertarikan institusi terhadap aset kripto di Indonesia terus tumbuh,” ungkap CEO Tokocrypto, Calvin Kizana belum lama ini.
Menurut dia, dari awal berdiri hingga sekarang, Tokocrypto Prestige telah berkembang pesat, baik dari sisi jumlah anggota institusi maupun kualitas engagement mereka. Meskipun masih dalam tahap early stage, tercatat sudah ada lebih dari 20 institusi yang tergabung dalam program ini. Baik itu perusahaan investasi, perusahaan teknologi, hingga korporasi, sudah mulai menjajaki aset digital sebagai bagian dari strategi keuangan mereka.
“Kami melihat kepercayaan ini sebagai hasil dari komitmen Tokocrypto dalam menyediakan platform yang aman, transparan, dan sesuai dengan regulasi untuk para pelaku institusi,” imbuhnya. Namun diakui dia, hingga saat ini masih belum ada institusi domisili Bali yang secara resmi tergabung dalam program Tokocrypto Prestige. Meski begitu, Tokocrypto ditegaskan memiliki cukup banyak klien VIP individu dari Bali pengguna layanan Prestige.
“Bali memiliki potensi yang sangat besar, mulai dari komunitas kripto yang aktif, banyaknya profesional global dan digital nomad, hingga tingginya minat terhadap teknologi blockchain. Karena itu, Bali menjadi salah satu wilayah prioritas kami dalam memperluas jangkauan Tokocrypto Prestige, khususnya untuk membangun kolaborasi strategis dengan institusi lokal,” bebernya.
Calvin mengaku sangat optimis, melalui edukasi berkelanjutan dan pendekatan yang tepat, ke depannya akan ada banyak institusi di Bali yang bergabung. Bahkan menurut dia, itu akan terjadi dalam waktu dekat. (adi,dha)








