
BADUNG – Hujan ringan hingga lebat masih berpotensi mengguyur Bali dalam kurun waktu tiga hari ke depan. Karenanya, masyarakat diimbau mewaspadai dampak yang dapat ditimbulkan.
“Untuk 3 hari ke depan, masih terdapat potensi terjadi hujan sedang – lebat di wilayah Bali,” ungkap seorang Prakirawan Cuaca BMKG Bali, Luh Nyoman Didik Tri Utami, dihubungi Senin (15/9/2025).
Kata dia, berdasarkan pantauan radar terkini, hujan masih terkonsentrasi di sebagian besar wilayah Bali. Yakni dengan kategori ringan hingga lebat. “Berdasarkan hasil pengukuran alat penakar hujan, curah hujan tertinggi hingga saat ini (13.00 Wita) terjadi di Klungkung dengan nilai curah hujan 41.4 mm,” ucapnya menuturkan kondisi cuaca pada Senin (15/9/2025) siang.
Ditanya faktor, hujan katanya disebabkan oleh adanya belokan angin dan konvergensi yang mengakibatkan penumpukan massa udara serta potensi pembentukan awan konfektif. Selain itu, suhu permukaan laut yang hangat juga berkontribusi terhadap peningkatan pembentukan awan hujan.
“Kecenderungan beberapa hari terakhir di wilayah Bali, hujan dapat terjadi baik pada dini hari, pagi, siang, ataupun malam hari,” imbuhnya sembari mengatakan bahwa pada saat ini Bali berada dalam peralihan musim kemarau ke musim hujan.
“Kondisi cuaca akan selalu kami update sesuai dinamika atmosfer yang terjadi. Masyarakat kami imbau agar tetap waspada terhadap dampak cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan, seperti genangan air, banjir, dan angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang serta selalu update informasi cuaca dari BMKG,” pungkasnya. (adi)








