
BULELENG – Upaya memperluas pasar produk UMKM Lokal yang kian beragam, terus dilakukan Pemkab Buleleng melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagprinkop-UKM) Buleleng.
Selain pembinaan kualitas dan branding produk, Disdagprinkop-UKM bersama Diskominfosanti juga menyiapkan aplikasi toko online dengan nama ‘My Buleleng’.
“Aplikasi toko online ini diharapkan mampu mendorong perluasan pasar dari produk UMKM yang beragam dan memiliki daya jual tinggi di masyarakat,”tandas Kepala Disdagprinkop- UKM Buleleng, Dewa Made Sudiarta usai sosialisasi di Gedung PLUT Buleleng, Kamis (9/5/2024).
Sudiarta didampingi Kadiskominfosanti Ketut Suwarmawan memaparkan, ‘My Buleleng’ merupakan sebuah aplikasi toko online yang dilengkapi beragam fitur layanan meliputi katalog produk lengkap, rekomendasi personalosasi, pencarian cepat dan berkelanjutan, kerangjang belanja yang terkelola dengan baik, pembayaran aman, pelacakan pengiriman serta ulasan dan peringkat produk.
“Selain perluaan akses pamasaran produk lokal UMKM, aplikasi ini nantinya akan dapat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan dan membeli produk UMKM Lokal. Melalui skema pengembangan aplikasi ini, kita juga dapat mempercepat transaksi penjualan produk,” tandasnya.
Ia menambahkan, pengembangan aplikasi melalui kerjasama korporasi seperti BPD Bali dengan QRIS, PT. POS serta Grab untuk layanan pesan dan antar yang memadai ini juga diharapkan dapat dimbangi dengan penyediaan produk yang berkualitas.
“Kita juga berperan dalam mengkurasi produk-produk UMKM agar kualitasnya bisa terjaga dengan baik. Saat ini, sudah ada 105 produk UMKM yang masuk dan kedepan juga akan dilakukan pembinaan terkait pengemasan dan foto produk sebagai branding, agar bisa ditampilkan dengan maksimal pada etalase Grai My Buleleng yang juga sedang disiapkan,” pungkasnya. (kar/jon)








