
KUTA – Janin manusia yang diperkirakan baru berusia 6 bulan ditemukan tergeletak di salah satu titik tepi Pantai Legian, Minggu (16/7/2023) pagi.
Janin tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa dengan jenis kelamin yang belum terlihat.
Lurah Legian, Putu Eka Martini membenarkan adanya temuan tersebut. Menurut laporan yang dia terima, janin itu ditemukan sekitar pukul 06.00 Wita oleh seorang warga yang sedang berolahraga.
Dari kejauhan, awalnya itu dikira bangkai tikus, namun setelah didekati ternyata janin manusia.
“Temuan tersebut kemudian dilaporkan saksi kepada Satpam Furama dan diteruskan ke LPM dan Linmas kami di Legian. Petugas langsung menuju lokasi, disusul anggota dari kepolisian Polsek Kuta,” sebut Lurah Eka Martini, mengutip isi laporan.
Sebagai tindak lanjut, janin tersebut sudah langsung diangkat menggunakan kardus dan dibawa oleh petugas Polsek Kuta.
“Hasil pemeriksanaan dari dokter Puskesmas Kuta I, janin tersebut belum lengkap terutama pada bagian mata dan jenis kelamin yang belum terlihat. Namun untuk tangan dan kaki, itu sudah ada. Panjang janin diperkirakan sekitar 15 cm dan usia diperkirakan 24 minggu,” sambungnya.
Hal senada disampaikan oleh Ketua LPM Legian, I Nyoman Erwin Try Adnyana. Bahkan, begitu mendapat informasi, dia mengaku ikut terjun ke lokasi untuk menindaklanjuti.
“Saya mendapat informasinya dari security Furama, katanya ada temuan yang kalau tidak salah adalah orok bayi. Jadi saya langsung ke lokasi dan teruskan informasinya ke Babinsa dan Bhabinkamtimbas,” singkatnya. (adi/jon)








