
BULELENG – Melalui pertemuan mediasi, dua warga yang terlibat pada insiden Nyepi Tahun Baru Caka 1945 di Desa Sumberklampok Kecamatan Gerokgak menyampaikan permintaan maaf kepada Umat Hindu, khususnya Krama Desa Adat Sumberklampok.
Namun demikian, permintaan maaf yang juga dipertegas Ketua MUI Kabupaten Buleleng H. Ali Musthofa belum sepenuhnya diterima, karena masih menunggu hasil paruman krama Desa Adat Sumberklampok pada hari, Jumat (24/3/2023) pukul 19.30 wita.
“Dari pertemuan tadi, semua pihak menyadari pentingnya kerukunan dan toleransi beragama diatas segalanya,” tandas Ketua FKUB Kabupaten Buleleng, Gede Made Metera usai rapat mediasi di Mapolsek Gerokgak, Kamis (23/3/2023).
Pada pertemuan yang dimediasi Kapolsek Gerokgak, Kompol IGN Sudarsana, kata Metera didampingi Ketua MUI Kabupaten Buleleng H Ali Musthofa, Kelian Desa Adat Sumberklampok Jro Putu Artana dan Perbekel Desa Sumberklampok serta aparat terkait lainya, semua pihak sepakat dengan dilandasi rasa kedamaian dan kekeluargaan, menyelesaikan persoalan melalui musyawarah demi terjaganya persatuan dan kesatuan bangsa.
“Dan tentunya, peristiwa ini tidak terulang kembali di kemudian hari,” tandas Metera dibenarkan Ali Musthofa. Selaku Ketua MUI Kabupaten Buleleng, Musthofa mewakili umat muslim juga minta maaf atas peristiwa yang terjadi disaat Umat Hindu melaksanakan Catur Brata Penyepian, serangkaian Hari Suci Nyepi.
Senada dengan Ketua FKUB dan Ketua MUI Kabupaten Buleleng, Jro Putu Artana selaku Kelian Desa Adat Sumberklampok menyatakan permintaan maaf yang disampaikan Ketua MUI Buleleng maupun oknum warga, Zaini dan Rasyad sudah diterima, namun harus diputuskan melalui paruman Prajuru dan Kerta Desa Desa Adat Sumberklampok.
“Keputusan perdamaian masih menunggu rapat, paruman Prajuru dan Kreta Desa yang akan dilaksanakan hari Jumat (24/3/2023) pukul 19.30 wita,” ungkapnya. Ia menegaskan, kerukunan dan toleransi beragama di Desa Sumberklampok tetap terjalin dengan baik. “Nanti, hasil paruman akan kami sampaikan kepada pihak terkait, kepolisian dan FKUB Kabupaten Buleleng,” pungkasnya. (kar,dha)








