
KUTSEL – Kesemrawutan pemasangan utilitas kabel di wilayah Desa Pecatu kembali menjadi sorotan. Apalagi pada musim angin kencang seperti sekarang ini.
Kali ini, sorotan datang dari Bendesa Adat Pecatu, Made Sumerta. Menurut dia, para pemilik haruslah melakukan pengawasan ekstra terhadap utilitas kabel yang telah dipasang.
“Musim angin kencang seperti sekarang ini mengakibatkan banyak sekali kabel jatuh dimana-mana, ini tentu sangat membahayakan. Sehingga harapan kami selaku masyarakat sekaligus Bendesa Adat Pecatu, agar para pemilik utilitas bisa sering-sering melihat kondisi utilitas masing-masing,” ungkapnya, Kamis (9/2/2023).
Di samping itu, para pemilik utilitas juga diharapkan dapat memberikan nomor narahubung masing-masing kepada pihak desa ataupun pihaknya di desa adat. Tujuannya tiada lain, adalah agar dapat dihubungi, dan segera melakukan langkah tindak lanjut begitu ada kejadian.
“Intinya, supaya ada yang benar-benar bisa dihubungi ketika terjadi problem. Dan harus disadari, harapan kami ini adalah untuk kebaikan bersama,” tegasnya.
Pemindahan utilitas kabel menuju ke bawah tanah, diakui merupakan salah satu solusi jangka panjang yang sangat diharapkan.
“Sehingga ke depan, tidak lagi ada kabel bergelantungan, bahkan dengan sangat rendah, utamanya pada jalur-jalur pariwisata seperti Jalan Uluwatu,” pungkasnya. (adi/jon)








