
KUTA – Patung Arjuna memegang busur panah, menjadi patung ikonik terakhir yang telah terpasang serangkaian proyek Penataan Pantai Samigita (Seminyak, Legian, dan Kuta). Patung tersebut didirikan di atas bangunan Tsunami Shelter Seminyak, sebagaimana Patung Dewa Baruna di pesisir Pantai Kuta.
“Secara unit besar, maka sudah semua patung ditempatkan pada posisinya masing-masing,” ungkap Project Manager Tunas Jaya Sanur (TJS) – Bianglala KSO selaku kontraktor proyek Penataan Pantai Samigita, I Nyoman Sandika, Senin (23/1/2023).
Patung seberat 60 ton tersebut katanya telah ditempatkan di atas bangunan Tsunami Shelter Seminyak pada Minggu (22/1/2023) siang sekitar pukul 10.00 Wita. Setelah proses pengangkatan dengan crane yang memakan waktu sekitar 15 menit, kemudian dilanjutkan dengan pengkoneksian baja bangunan dengan patung sebagai pegangan.
“Pengkoneksian baja bawah sudah langsung dikerjakan kemarin. Dan hari ini, sudah dilanjutkan dengan pengecoran,” bebernya.
Kemudian setelah itu, sambung dia, baru kemudian katanya akan dilanjutkan dengan pembuatan ornamen bawah oleh pihak pematung. Sehingga bangunan Tsunami Shelter dengan patung di atasnya, bisa benar-benar terlihat menyatu.
“Kalau di Kuta, konsep di bawah patung itu adalah Bedawang Nala. Sementara untuk yang di Seminyak, konsep ornamennya adalah semacam awan-awanan,” ungkapnya mengenai patung Arjuna setinggi 9 meter itu.
Sementara untuk Tsunami Shelter yang sekaligus menjadi tempat berdirinya patung bersangkutan, katanya memiliki ketinggian sekitar 20 meter. Ketinggian tersebut notabene adalah sama dengan gedung Tsunami Shelter pada area Pantai Kuta.
“Dengan pemasangan patung Arjuna, maka progres Tsunami Shelter di Seminyak sudah mencapai angka 96%,” sambungnya menuturkan bangunan yang ditarget rampung pada bulan Pebruari 2023 tersebut.
Lebih lanjut, Sandika juga menuturkan bahwa pembangunan Tsunami Shelter di Seminyak terbilang lebih menantang ketimbang yang ada di Kuta. Padahal sesungguhnya, itu sudah lebih dahulu digarap ketimbang Kuta.
“Jadi di Seminyak itu sebenarnya sudah lebih awal sekitar satu bulanan. Namun di sana kami cukup mengalami kendala oleh terjadinya Rob dan air hujan. Karena lokasinya kebetulan tepat pada titik alur muara sungai,” pungkasnya.
Sementara untuk diketahui, serangkaian Penataan Pantai Samigita, kini telah ditempatkan sejumlah patung ikonik. Yakni Patung Masolah Bawa di Pantai Legian, Patung Dewa Baruna di Pantai Kuta, Patung Dewa Dewi di Pantai Jerman, serta Patung Arjuna di Pantai Seminyak. (adi/jon)








