
KUTA – Pemalakan berujung pengeroyokan yang belum lama ini terjadi di pesisir Pantai Kuta, menjadi atensi serius para petugas Satgas Pantai Kuta. Pelaksanaan pengawasan dan patroli ditingkatkan, utamanya pada malam hari.
“Tentu ini menjadi atensi kami. Sejak kejadian itu, patroli yang sudah rutin kami laksanakan, kami tingkatkan lagi. Dan terhadap orang-orang mencurigakan, kami akan lakukan pemeriksaan barang bawaan. Jangan sampai ada yang membawa senjata tajam,” ungkap Made Oka, Komandan Regu IV Satgas Pantai Kuta, Senin (23/1/2023).
Dirinya dengan tegas mengaku sangat mengecam praktek-praktek kriminal seperti pemalakan di kawasan Pantai Kuta. Karena menurut dia, hal semacam itu sangat merugikan citra Pantai Kuta sebagai destinasi wisata internasional.
“Jika berani bertingkah di Pantai Kuta. Kami tidak segan-segan akan bertindak. Kami akan serahkan ke aparat berwenang untuk ditindaklanjuti secara hukum,” tegasnya.
Kini, sambung dia, kunjungan pariwisata ke Pantai Kuta terbilang sudah berangsur-angsur membaik setelah sebelumnya terpuruk akibat pandemi Covid-19.
Menurut dia, kondisi ini harusnya menjadi hal yang sangat disyukuri dengan turut berperan menjaga keamanan dan kenyamanan di destinasi wisata. Bukannya malah berbuat macam-macam dan mencederai citra.
“Mari kita jaga bersama-sama citra ini, sehingga wisatawan tetap merasa nyaman, dan membawa dampak positif bagi roda perekonomian,” ajaknya. (adi/jon)








