
KUTSEL – Pemerintah Kabupaten Badung melakukan penambahan penangkal petir pada area Utama Mandala Pura Luhur Uluwatu. Hal tersebut menindaklanjuti peristiwa sambaran petir yang menghanguskan palinggih utama di Pura Luhur Uluwatu pada November 2022 lalu.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung, Wayan Darma menuturkan, atas penambahan tersebut maka total terpasang dua penangkal petir di area Utama Mandala Pura Luhur Uluwatu. Tepatnya pada sisi depan dan belakang palinggih yang sebelumnya sempat tersambar petir.
Satu penangkal petir, sambung dia, merupakan penambahan. Sedangkan satunya lagi, memperbaharui penangkal petir yang sebelumnya sudah ada.
Dijelaskannya pula, pengadaan dua penangkal petir itu adalah menjadi satu kesatuan dalam bantuan dana stimulan korban bencana, yang totalnya mencapai angka Rp4.345.000.000.
Rp3.888.000.000 untuk 46 korban bencana cuaca ekstrim, banjir, tanah longsor, angin kencang, dan kebakaran. Sedangkan Rp457.000.000 sisanya untuk perbaikan dan mitigasi bencana di Pura Luhur Uluwatu.
“Untuk pengerjaan pembangunan palinggih itu kita serahkan kepada pengempon pura,” sambungnya menuturkan bantuan dana yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Badung tersebut. (adi/jon)








