
KUTA – Volume sampah kiriman yang menepi di pesisir Pantai Kedonganan mengalami peningkatan. Demikian seperti terpantau di area penambatan jukung sekitar dermaga Kedonganan, Selasa (10/1/2023).
Koordinator Evakuasi Dini Sampah Laut (Desalut) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung, I Made Gde Dwipayana tidak menampik hal tersebut. Kata dia, peningkatan terpantau terjadi sejak sepekan terakhir. Dengan jenis yang dominan sampah plastik.
Melihat perkembangan tersebut, Dwipayana menyebut akan segera mengerahkan alat berat ke wilayah pantai yang terkenal dengan hasil perikanan tersebut.
Tepatnya yakni setelah menindaklanjuti sampah kiriman di area Pantai Jimbaran. Selain karena volume di Pantai Jimbaran yang lebih banyak, aksesnya juga dirasa lebih mudah.
“Untuk sampah kiriman di Pantai Jimbaran itu kebanyakan berupa sampah organik,” sambungnya.
Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Pengelolaan Kebersihan dan Limbah B3 DLHK Badung, AA Gede Dalem juga membenarkan bahwa peningkatan volume sampah kiriman yang menepi di Pantai Kedonganan terjadi sejak seminggu lalu.
Dan saat ini, penanganannya masih dilakukan secara manual, mengingat alat berat sedang difokuskan untuk menangani hal serupa pada area Pantai Petitenget.
“Besok kami akan geser pengangkutan ke STO Setra Kuta dan ke Pantai Jimbaran. Setelah itu lanjut ke Pantai Kedonganan,” tambahnya. (adi/jon)








