BulelengPariwisata

Dispar Buleleng Garap Plaza Kuliner dan Wisata Bawah Laut Pantai Penimbangan

Kadispar Buleleng bersama aparat Desa Dinas dan Adat Baktiseraga saat melaspas Gedung PIP2K Pantai Penimbangan.

BULELENG – Penghargaan nasional berupa Juara I Pokmaswas dan Pokmaswas Teladan Tahun 2022 yang diraih Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Penimbangan Lestari Desa Baktiseraga Kecamatan Buleleng mendapat perhatian khusus Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Buleleng. 

Selain mengharumkan nama Buleleng, penghargaan atas konservasi terumbu karang, lamun dan penyu dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia ini juga menjadi motivasi dalam menggarap Plaza Kuliner Pantai dan Wisata Bawah Laut Pantai Penimbangan. 

“Konservasi terumbu karang, lamun dan penyu oleh Pokmaswas Penimbangan  Lestari sebagai objek, daya tarik wisata Pantai Penimbangan, kita akan garap, kolaborasikan dengan Pusat Informasi Pariwisata dan Plaza Kuliner (PIP2K) yang baru selesai dibangun di Kawasan Pantai Penimbangan,” ungkap Kadispar Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara usai meninjau penataan pedagang pada areal Plaza Kuliner Pantai Penimbangan Desa Bhaktiseraga Kecamatan Buleleng, Senin (5/12/2022).

Mantan Kadisbud Buleleng ini menandaskan, PIP2K Pantai Penimbangan yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia, merupakan bagian dari program pengembangan DTW Pantai Penimbangan. 

BACA JUGA:  Hadiri Piodalan Pura Jagatnatha, Wabup Supriatna Ajak Masyarakat Perkuat Spiritualitas

“Setelah ritual upacara melaspas gedung Pusat Informasi Pariwisata dan Plaza Kuliner, kita lanjutkan dengan penataan 16 pedagang yang selama ini berjualan di pinggir pantai, untuk menempati dan memanfaatkan 16 kios dari 20 kios yang ada di areal Plaza Kuliner,” jelasnya.  

Sementara 4 kios lainnya, salah satu diantaranya dimanfaatkan untuk sekretariat APIK Kabupaten Buleleng dan 3 lainnya untuk kios souvenir. “Penataan pedagang yang ada pada bagian timur kawasan Pantai Penimbangan hingga areal Pura Segara Penimbangan, diharapkan bisa membuat view pantai sebagai salah satu daya tarik wisata lebih leluasa dinikmati pengunjung, termasuk pemanfaatan jalan pantai untuk sarana berolahraga, jogging track dan akses menuju Pura Segara Penimbangan dan DTW Alam Bawah Laut,” tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Perbekel Desa Baktiseraga I Gusti Putu Armada mengapresiasi pembangunan PIP2K Pantai Penimbangan sebagai hal positif yang tidak hanya dapat mempercepat pengembangan DTW Bawah Laut Pantai Penimbangan oleh Pokmaswas Penimbangan Lestari, tapi juga menggerakkan dan meningkatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di DTW Pantai Penimbangan. 

“Kegiatan kolaboratif, sektor pariwisata dan  ekonomi kreatif dengan upaya konservasi terumbu karang, lamun dan penyu yang dilakukan oleh Pokmaswas Penimbangan Lestari dibawah binaan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai DTW Bawah Laut Pantai Penimbangan, tentu sangat luar biasa dan patut kami dukung,” ujarnya.

Ia berharap, pemerintah daerah serius mengembangkan DTW Pantai Penimbangan, salah satunya dengan memperlebar akses jalan masuk agar bisa dilalui bus wisata, sehingga manfaatnya dirasakan masyarakat termasuk pemerintah dalam meningkatkan PAD. “Selaku perbekel, kami juga mengajak warga masyarakat khususnya para pedagang untuk bersama-sama membangun DTW Pantai Penimbangan,” pungkasnya. (kar,dha)

Back to top button