BadungPendidikanTerkini

Soal PJJ di Masa KTT G20, Kadisdikpora Badung Sebut Belum Ada Arahan

KUTA – Menyukseskan KTT G20 pada November 2022 mendatang, proses belajar mengajar untuk sementara waktu kabarnya akan dikembalikan ke metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Namun itu masih sekedar isu, karena Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung sendiri belum mendapatkan arahan resmi. 

“Secara resmi kami belum menerima arahan terkait pembelajaran dengan daring saat KTT G20 bulan November,” ungkap Kepala Disdikpora Badung, I Gusti Made Dwipayana, ketika ditanya soal kabar bersangkutan, Selasa (20/9/2022).

Namun demikian, jika itu benar-benar menjadi sebuah arahan resmi, pihaknya tentu siap untuk melaksanakannya. Apalagi Badung sendiri sudah berpengalaman dalam melaksanakan PJJ.

“Kami sudah pernah melaksanakan daring pada saat Covid-19 kemarin. Jadi sekolah sudah siap untuk melaksanakannya,” ungkapnya. 

Seperti diketahui, ketika awal pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Badung memang sudah pernah melaksanakan PJJ. Bahkan itu diberlakukan secara menyeluruh, mulai dari TK/PAUD hingga SMP.

Namun sejak 1 Oktober 2021, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai dibuka dengan kapasitas 50 persen. Dan kemudian, berdasarkan hasil evaluasi, akhirnya PTM mulai dilaksanakan 100 persen sejak 4 Januari 2022. (adi/jon)

Back to top button