Tujuh Pria Rusak Mobil Tarikan Finance dan Ancam Pegawai Lelang

0
345
Polisi beberkan penangkapan tujuh pria lakukan perampasan mobil disertai pengancaman .
Polisi beberkan penangkapan tujuh pria lakukan perampasan mobil disertai pengancaman .

DENPASAR – Tim Resmob Direktorat Reskrimum Polda Bali meringkus tujuh orang pelaku terlibat perampasan mobil Mitsubishi Mirage DK 912 FI yang ditarik pihak Mybank Finance Cabang Denpasar. Bahkan, mereka juga mengancam pegawai PT Anugerah Lelang Indonesia berinisial Z AGST.

Kasus tersebut dibeberkan Wadir Reskrimum Polda Bali AKBP Suratno ke awak media, Kamis (16/6/2022). Tujuh pelaku berinisial Se alias Edi, Al, Iga, Igc, Ksw, Wa, dan Rh dihadirkan dengan tangan dirantai.

“Modusnya mengeluarkan paksa mobil dari gudang finance. Mobil ini milik pelaku Se yang ditarik leasing karena belum lunas,”ujar AKBP Suratno.

Mobil tersebut dibawa debt collector Mybank Finance ke gudang PT Anugerah Lelang Indonesia di Jalan Kargo Permai nomor 55 Denpasar. “Se yang tidak terima mobilnya ditarik mengajak enam temannya untuk mengambil mobil di gudang,”beber Suratno.

Pelaku masuk gudang melalui tembok belakang pada Sabtu 12 Maret 2022. Mereka meminta korban Z AGST memberikan kunci mobil dan membuka gerbang.

“Korban menyarankan pelaku berkoordinasi dengan pihak leasing,”ungkapnya.

Karena tidak diberikan, Se bersama temannya memilih pergi sembari mengancam korban.

“Saya Edi Ubung kalau sampai mobil tidak dikeluarkan saya bunuh kamu,”ujar AKBP Suratno mengutip hasil pemeriksaan.

Keesokan harinya, Se berkoordinasi dengan pihak Maybank untuk menyelesaikan masalah tersebut. Bahkan, ia bersedia mengganti biaya pengambilan mobil dan melakukan pembayaran kredit supaya BPKB bisa keluar. Namun, permintaannya itu tidak ditanggapi.

Pada 14 Maret 2022, Se kembali mengajak teman-temanya ke gudang. Mereka membuka paksa pintu mobil serta memukul bagian depan kendaraan memakai batu kemudian mendorong keluar. Di depan gudang sudah ada derek dipakai membawa mobil ke Terminal Ubung.

“Mobil itu ditaruh dekat bak sampah kemudian kembali dirusak dengan cara dipukul memakai batu paving blok. Setelah itu, pelaku IGA mengambil ban serep untuk dibawa pulang,”ungkap Suratno.

Setelah dirusak, para pelaku menderek mobil tersebut dan ditaruh depan gerbang gudang PT Anugerah Lelang Indonesia. Dari kejadian itu, pihak Mybank mengalami kerugian Rp 100 juta.

“Pelapor juga mengaku trauma karena diancam hingga takut keluar rumah sendirian,” tegasnya.

Setelah menerima laporan, Tim Resmob meringkus pelaku pada Jumat (3/6). Mereka dijerat pasal Pasal 336 KUHP, Pasal 368 KUHP Jo Pasal 170 KUHP dan Pasal 406 KUHP tentang tindak pidana pengancaman, perampasan, secara bersama-sama menggunakan kekerasan terhadap orang dan pengerusakan barang. (dum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

6 + thirteen =