
DENPASAR – Tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Barat (Denbar) mengungkap kasus pengeroyokan menimpa pasangan kekasih terhadap Ardensy Anarche Habib Ramadan (24) dan Lupita Sari (25) di traffic light simpang Jalan Teuku Umar Barat – Jalan Mahendradatta.
Kasus pengeroyokan yang viral pada Selasa (10/5/2022) itu melibatkan tiga orang tersangka yaitu Febrizal Dwi Orayogo alias Rizal (27), Mohamad Fukuh Kailani alias Rama (26), dan Tatak Riki Hidayat (26). Mereka ditangkap pada Kamis (26/5/2022).
Kapolsek Denpasar Barat Kompol I Made Hendra Agustina kepada wartawan, Jumat (27/5/2022) mengakui sempat kesulitan mengidentifikasi para pelaku. Selama dua pekan penyelidikan, kasusnya akhirnya terungkap.
Para tersangka ditangkap di beberapa tempat. Kali pertama, polisi meringkus Rizal dan Tatak di sebuah hotel di kawasan Jalan Sunset Road, Kuta, Badung. Sedangkan Rama dibekuk di rumahnya Jalan Padang Udayana, Gang Beji nomor 10, Denpasar Barat.
Polisi sempat mengamankan dua orang lainnya yaitu Rangga dan Dodi yang saat kejadian berada dalam satu mobil bersama tiga tersangka. Hanya, mereka akhirnya dibebaskan karena tidak cukup bukti terlibat melakukan pengeroyokan.
“Hasil, ketiga tersangka melakukan pengeroyokan terhadap kedua korban karena mabuk. Mereka pesta miras saat nobar di salah satu restoran di Badung,” ujar Kompol I Made Hendra Agustina.
Terungkap dari Tato dan Velg Mobil
Pengeroyokan Ardensy Anarche Habib Ramadan dan Lupita Sari terjadi saat keduanya pulang dari nobar sepak bola di angkringan One Way Jalan Raya Kesambi. “Saat itu, Ardensy Anarche Habib Ramadan dibonceng oleh Lupita Sari hendak menuju tempat tinggalnya di Jalan Pemogan,” ungkapnya.
Saat melewati Jalan Teuku Umar Barat menuju timur arah ke Pemogan, Lupita Sari digoda oleh ketiga tersangka yang mengendarai mobil Jazz DK 1780 IZ. Hanya, korban tidak menghiraukan.
Saat berhenti di TKP karena traffic light menyala merah, para tersangka berhenti di samping motor korban. Salah seorang mengacungkan jari tengah ke arah korban.
Kemudian, dua tersangka keluar dari mobil disusul pengemudi mobil. Ketiganya langsung mengeroyok pasangan kekasih itu.
Lupita Sari lantas melerai pengeroyokan itu, tapi ikut dipukul hingga babak belur.
“Setelah melakukan pengeroyokan, para tersangka kabur dan korban dibawa ke rumah sakit oleh warga. Saat kejadian, rekaman video yang kami amankan tidak ada menyorot nopol mobil para tersangka, hanya salah seorang terekam ada tato salib pada leher kanan. Selain tato, kami mengungkap kasus ini dari velg mobil yang digunakan,” beber Kompol Made Hendra.
Polisi menyita barang bukti berupa satu pcs baju singlet putih dan celana panjang kain hitam milik tersangka Rama. Satu pcs kemeja lengan panjang hitam motif garis dan celana panjang kain hitam milik Rizal. Satu pcs baju kaos hitam milik Tatak, serta mobil Jazz DK 1780 IZ. (dum)








