
KUTSEL – Bertempat di Kantor Camat Kuta Selatan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi membuka Roadshow Edukasi Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran di Kabupaten Badung, Senin (14/2/2022). Turut hadir Kabid Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat (PPM) Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Badung Kompyang Gde Wibawa, Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Arta, Perwakilan PLN UP3 Bali Selatan, para instruktur Roadshow Edukasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Badung, serta peserta roadshow.
Sekda Badung Wayan Adi Arnawa menyebut itu sebagai sebuah langkah yang tepat dalam memberikan garansi penciptaan rasa aman dan nyaman. Tentunya dalam kaitan meminimalisir terjadinya kebakaran.
“Diskarmat Badung dalam hal ini sudah terlibat dengan PLN untuk memberikan edukasi kepada masyarakat yang nantinya diharapkan setidaknya bisa meminimalisir terjadi kebakaran di suatu wilayah. Mudah-mudahan dengan dibukanya roadshow hari ini, dapat memberikan edukasi kepada para peserta dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran di wilayah masing-masing,” sebut Adi Arnawa.
Sementara mengacu laporan Kepala Diskarmat Badung yang dibacakan Kabid PPM Kompyang Gde Wibawa, kegiatan tersebut notabene dilaksanakan serangkaian dengan HUT Damkar Indonesia ke-103. Kegiatan diselenggarakan mengacu pada Permendagri Nomor 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Dasar pada Standar Pelayanan Minimal Sub Urusan Kebakaran Daerah Kabupaten/Kota, serta Perda Nomor 7 tahun 2004 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran.
Tujuan pelaksanaannya, sambung dia, adalah untuk menyiapkan sumber daya manusia atau relawan kebakaran (Laskar Sapu Geni) yang terlatih. Tentunya dalam hal mencegah dan menanggulangi kebakaran, termasuk pula melakukan penyelamatan, guna mendukung terciptanya wilayah Badung yang aman dari bahaya kebakaran, sesuai visi Diskarmat Badung.
“Kegiatan ini akan diadakan di 6 kecamatan se-Kabupaten Badung, dengan peserta pelatihan yang berasal dari warga atau relawan kebakaran atau Laskar Sapu Geni di masing-masing kecamatan,” pungkasnya. (adii)








