
KARANGASEM – Pandemi Covid-19 berdampak pada perekomian masyarakat. Bukan itu saja, imbas pandemi juga membuat banyak generasi muda Karangasem yang kehilangan pekerjaan.
Menyikapi kondisi itu, pada masa sidang I tahun 2022, Dewan Karangasem turun gunung melakukan reses yang berlangsung selama tiga hari (27-29 Januari). Ini juga dilakukan Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika.
Reses dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat untuk dituangkan dalam pokir (pokok dan fikiran) Dewan nanti, kebanyakan menyasar kelompok milenial (tokoh pemuda), karena dinilai paling kena dampak dalam situasi pandemi Covid-19 sekarang ini.
“Reses kami pada masa persidangan pertama ini, khusus menyasar kelompok milenial. Mereka wajib kami kumpulkan dalam upaya memberikan motivasi di tengah pandemi yang belum melandai,” ucap Wayan Suastika.
Dalam resesnya itu, Ketua DPRD Karangasem asal Juuk Legi, Desa Duda Timur ini, turun di Dusun Banjar Jangu Desa Duda, Dusun Padang Tunggal Desa Duda, Dusun Presana Desa Amerta Buana, Dusun Lusuh Desa Amerta Buana, Kecamatan Selat. Mengingat pandemi covid-19 belum melandai, peserta reses juga dibatasi maksimal 100 orang.
“Aspirasi yang kita serap, kelompok melenial menginginkan adanya pelatihan tentang kepemudaan, keguatan olahraga, seperti bola voli, sepakbola, dan yang lainnya. Mereka juga mengharapkan bantuan sarana dan prasarana olahraga,” jelas politisi asal Selat tersebut.
Selain menyerap aspirasi dari kelompok milinial, dalam resesnya, suatika juga menerima usulan dari masyarakat umum. Rata-rata masyarakat yang hadir dalam resesnya itu, masih mengharapkan bantuan infrastruktur, mulai dari LPJ, irigasi di sektor pertanian.
“Ada juga usulan dari masyarakat untuk bantuan ke tempat ibadah (pura) dan bantuan sarana prasana upacara ngaben masal,” pungkas Suastika. (watt)








