
KARANGASEM – Kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Bali resah, menyusul pernyataan bernada pelecehan yang dilakukan Edi Mulyadi kepada Menteri Pertahanan H. Prabowo Subianto.
Tak terima ketua umumnya dilecehkan, kader partai dari semua kabupaten melaporkan eks caleg PKS itu ke kantor Polisi, Jumat (28/1/2022).
Gerakan spontanitas melaporkan Edi Mulyadi ke polisi, juga dilakukan kader Partai Gerindra Karangasem.
Didampingi Sekretaris dan Bendahara DPC Gerindra Karangasem, I Komang Dana dan I Putu Sudirga Yusa SE, tiga kader partai Gerindra, yakni I Komang Sukadana (Ketua PAC Kecamatan Selat), Domianus Dozu dan I Made Santa (Ketua Penasehat dan Ketua PAC Kecamatan Karangasem), mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polres Karangasem.
Kedatangan mereka untuk mengadukan seputar pernyataan Edi Mulyadi di chanel youtube, yang dinilai sangat menyakiti kader Partai Gerindra dan meresahkan masyarakat.
“Dia (Edi Mulyadi) telah menyakiti hati kami karena telah menyampaikan informasi yang sarat dengan ujaran kebencian, fitnah dan pencemaran nama baik terhadap Bapak H. Prabowo Subianto. Informasi yang dia sampaikannya itu juga sangat meresahkan masyarakat,” ucap I Komang Sukadana ditemui usai mengadukan Edi Mulyadi ke Polres Karangasem, sore tadi.
Sukadana menegaskan, gerakan yang dilakukan itu bersifat spontanitas, karena tidak terima ketua umumnya dilecehkan. Bukan itu saja, pernyataan Edi Mulyadi yang disampiakan pada chanel youtube https://youtube/bARuPnd5oE, juga memunculkan keresahan di media sosial.
“Informasi yang disampaikan Edi Mulyadi di chanel youtube tidak saja menghina dan melecehkan ketua umum kami, juga berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat, serta konflik antar kelompok maupun golongan,” tegas Sukadana yang diamini Domianus Dozu dan I Made Santa.
Domianus Dozu menambahkan, sejatinya dia bersama kader partai bergerak melaporkan Edi Mulyadi ke Polres Karangasem dengan jumlah yang lebih banyak, namun karena masih dalam suasana pandemi Covid-19, kedatangannya ke SPKT Polres Karangasem hanya diwakili beberapa kader saja.
“Sebagai kader partai kami sangat tidak nyaman dan tidak terima dengan pernyataan Edi Mulyadi yang sangat melecehkan pimpunan kami di partai. Kami berharap aduan atau laporan ini bisa secepatnya mendapatkan penanganan dari kepolisian,” pungkasnya. (wat,dha)








