Dukung Musda IMM Provinsi Bali, Parwata Harapkan Kedepankan Tata Titi Budaya Bali

0
183
Ketua Dewan Putu Parwata saat menerima panitia Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Provinsi Bali.

MANGUPURA – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Provinsi Bali, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata mengingatkan untuk mengedepankan tata titi budaya Bali. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi Mahasiswa Muhammadiyah Badung yang ditunjuk sebagai tuan rumah Musda IMM Bali 14-15 Januari mendatang. 

Parwata mengatakan, sesuai himbauan Gubernur Bali, Wayan Koster, sebagai orang Bali agar selalu mengedepankan tata titi budaya Bali maka seyogyanya musyawarah itu menjadi alat ukur bagi semua kegiatan di Bali. Baik organisasi kemahasiswaan maupun kemasyarakatan. “Jadi harapan kami, musyawarah berjalan baik dan memberi dampak positif kepada masyarakat,” ujarnya, Kamis 13 Januari 2022 disela-sela menerima audiensi. 

Parwata juga memberikan saran dan masukan terkait Musda, agar generasi muda Muhammadiyah ini benar-benar menjaga Bali khususnya Badung dengan baik. Kemudian, menjaga etika dan selalu mengedepankan musyawarah mufakat. “Kalau pun nantinya harus ada vote, harus benar-benar dibuatkan skenario yang bagus bahwa tidak akan terjadi perpecahan. Karena kalau vote pasti terjadi perpecahan kelompok, jika di kedepankan musyawarah mufakat pasti jalannya kekeluargaan,” tutur Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung itu. 

Sebagai orang yang juga pernah aktif di organisasi kepemudaan, Parwata mengaku bangga melihat organisasi kepemudaan yang berlatar belakang agama di Bali sangat aktif. Organisasi pemuda katanya merupakan perkumpulan yang melahirkan ide-ide yang baik. Pasti arahnya jelas membangun daerah, komunitas bahkan negara. Apalagi di Bali toleransinya sangat tinggi.

“Saya senang sekali organisasi pemuda baik yang dari Hindu, Islam, Kristen dan lainnya aktif sekali. Karena saya juga berawal dari organisasi. Orang organisasi mempunyai cara pandang dan pengalaman berbeda, makanya mempunyai grade lebih,” terang Parwata. (litt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 + nineteen =