Dugaan Korupsi Masker, Empat Kadus Desa Antiga Kelod Diperiksa Penyidik

0
788
korupsi masker scuba
Kadus Bengkel Desa Antiga Kelod, I Ketut Darma Saat Diperiksa Penyidik Kejari Karangasem

KARANGASEM—Penanganan perkara dugaan korupsi pengadaan 512 ribu pcs masker Scuba Dinas Sosial tahun 2020 semakin liar. Itu dilakukan, menyusul pihak menyidik memiliki bukti baru, masker scuba senilai Rp 2,9 Miliar itu dibagikan ke masyarakat saat tahapan kampanye Pilkada Karangasem.

Sesuai petunjuk jaksa peneliti, penyidik sudah memeriksa pejabat dari KPU dan Bawaslu Karangasem. Pemeriksaan dilakukan karena masker scuba Dinas Sosial baru disebar kepada masyarakat saat tahapan-tahapan Pilkada Karangasem dimulai. Terkait pemeriksaan itu, Bawaslu Karangasem sudah menyerahkan berkas tambahan yang dibutuhkan penyidik, Kamis (13/1/2022).

“Baru tadi sore berkas yang diperlukan sudah kami serahkan ke penyidik,” terang Ketua Bawaslu Karangasem Putu Gede Suastrawan.

Kasi Intel Kejadi Karangasem IDG Semara Putra, membenarkan penyerahan berkas dokumen tahapan Pilkada itu dari Bwaslu. Hanya saja dia belum sempat menghitung banyaknya berkas yang diserahkan itu.

Selain meminta keterangan dari Bawaslu dan KPU Karangasem, kata Semara Putra, penyidik, juga memeriksa 4 orang Kepala Dusun (Kadus) di Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis. Dalam pemeriksan tersebut, empat Kadus Desa Antiga Kelod yang diperiksa penyidik, yakni Kadus Pengalon I Made Widia dan Kadus Bengkel I Ketut Darma, Kadus Yeh Malet I Nengah Sarianta dan Kadus Pangitebel I Gede Darma. Mereka mengaku menerima masker scuba dari petugas Kecamatan Manggis saat tahapan kampanye Pilkada Karangasem 2020.

“Pengakuan mereka (empat orang kadus Antiga Kelod), masker itu diserahkan kepada masyarakat saat kampanye. Mereka juga mengatakan masker yang dibagikan itu kualitasnya kurang bagus,” terang Semara Putra.

Dijelaskan, masker scuba itu diserahkan petugas kantor camat manggis setelah Perbekel Desa Antiga Kelod tidak mau mengambil ke Kantor Kecamatan Manggis hingga batas waktu yang ditentukan. Merasa pembagian masker di empat dusun tersebut molor, pihak pegawai kecamatan lantas menghantarkannya ke kantor Desa Antiga Kelod dan mendesak agar masker itu didistribusikan ke masyarakat.

“Empat kadus itu mau menyebarkan masker scuba Dinas Sosial saat tahapan kampanye karena terus didesak agar segera mendistribusikan kepada masyarakat,” pungkas IDG Semara Putra. (wat/jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × 3 =