Muncul Spanduk Siluman di Jalur Menuju DTW Tanah Lot

0
110
Spanduk siluman muncul bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan manajer operasional DTW Tanah Lot

Bupati sudah tunjuk Manajer dan Asisten Manajer Operasional

TABANAN – Di tengah masa transisi kepemimpinan di DTW Tanah Lot dengan berakhirnya masa jabatan  manajer operasional  ke manajemen selanjutnya per 24 November 2021, muncul sebuah spanduk siluman yang cukup mengejutkan di Banjar Batugaing, Desa Beraban, Kediri, Rabu (24/11/2021).

Spanduk berlatar belakang putih bertuliskan “Jangan Biarkan Virus KKN Masuk ke Management DTW Tanah Lot” belum diketahui dasar pemasangan dilakukan termasuk  oknum pemasangnya. Pasalnya dalam spanduk tersebut tidak menyebut secara jelas identitas apakah mereka dari warga, golongan atau pihak secara perorangan. Spanduk yang terpasang di pinggir Jalan menuju lokasi Obyek Wisata Tanah Lot  sudah diturunkan pihak Manajemen Tanah Lot. Karena dianggap mengganggu wisatawan yang datang ke Tanah Lot.

Plt. Manager  Operasional DTW Tanah Lot I Wayan Sudiana tak menampik soal adanya pemasangan spanduk tersebut.

“Sangat Disayangkan. Memperhatikan kondisi Tanah Lot yang lagi sepi, kita tahu juga pasang surut pariwisata. Kami susah cari penghasilan terus sekarang ada muncul spanduk seperti ini dan tidak bertanggung jawab pula,” kata Sudiana.

Pihaknya telah menurunkan berdasarkan koordinasi dan arahan dengan jero bendesa adat dan kini sudah tersimpan di Kantor DTW Tanah Lot. Dan pihaknya berharap oknum yang melakukan pemasangan spanduk tampakkan wajah.

“Kami ingin desa kami kondusif, jangan karena ambisi pribadi dan golongan semata. Dengan sangat hormat siapapun pemilik spanduk tersebut. Kalau mau ambil silahkan ambil di kantor, tetapi bagi oknum yang memasang tolong jelaskan ke kami maksudnya apa. Karena titiang (saya red), masih berstatus Manager operasional  DTW Tanah Lot definitif sampai jam 12 malam ini dan masih bertanggung jawab terhadap DTW Tanah Lot,” sambungnya.

Perihal masa jabatan sebagai Manager  dan asisten manager operasional DTW Tanah Lot yang akan berakhir Rabu ini,  Sudiana mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada Bupati Tabanan. Karena penetapan dan penunjukkan manajer dan asisten manager operasional, desa sudah sepakat berdasarkan hasil untuk mengamankan SK Bapak Bupati.  Dengan catatan dalam SK tersebut sesuai dengan perjanjian. Bahwa Manajer dan Asisten Manajer DTW Tanah berasal dari masyarakat Desa Beraban. Dengan syarat usia di atas 18 tahun, professional dan tidak tercela.  

“Kami selaku warga bersama prajuru desa dan kelian adat desa tidak ingin wanprestasi terhadap perjanjian yang sudah telah ditandatangani tahun 2011 lalu dan baru berakhir tahun 2026,” tandasnya.

Duet Manajer dan Asisten Manajer Operasional DTW Tanah Lot I Wayan Sudiana ( kiri) dan I Putu Toni Wirawan

Sementara itu informasi yang berhasil dihimpun Bupati Tabanan telah mengeluarkan SK penunjukan manajer dan asisten manajer operasional DTW Tanah Lot. Bupati menunjuk Plt Manajer Operasional saat ini I Wayan Sudiana sebagai manager operasional definitif  dibantu I Putu Toni Wirawan sebagai asisten manager operasional. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

sixteen + 8 =