
KUTA – Arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan di wilayah Desa Adat Kuta akan tersentuh penyesuaian sesaat, Jumat (5/11/2021). Hal tersebut kaitan dengan gelaran upacara Nangluk Merana yang akan dilaksanakan sejak sekitar pukul 08.00 Wita.
Bendesa Adat Kuta Wayan Wasista mengatakan, pengaturan arus lalu lintas dalam gelaran Nangluk Merana kali ini dirasa akan berlangsung lebih sederhana. Hal tersebut kaitan dengan kondisi lalu lintas di wilayah Kuta yang saat ini dinilai tidak sepadat layaknya sebelum pandemi Covid-19.
Namun demikian, khusus untuk Jalan Majapahit, katanya akan dilakukan penutupan total sementara. Karenanya, Wasista menyarankan para pengguna jalan mencari akses alternatif lainnya.
“Ada banyak jalan alternatif di wilayah Kuta,” ucapnya sembari mengatakan hal serupa juga menyentuh ruas Jalan Mataram.
Sedangkan untuk titik-titik pelaksanaan upacara lainnya dirasa masih bisa dilalui. Karena yang dipergunakan hanya sebagian badan saja. Pengaturan arus lalu lintas yang dipastikan sudah dikoordinasikan pula dengan pihak kepolisian, Satpol PP Badung, serta Dishub Badung.
“Penyesuaian tersebut kami rasa akan berlangsung hingga pukul 10.00-11.00 Wita,” bebernya.
Di samping itu, sederhananya pengaturan lalu lintas katanya juga berkaitan dengan penyesuaian terhadap prosesi Nangluk Merana saat ini. Hal tersebut terjadi memperhatikan penerapan protokol kesehatan cegah penyebaran Covid-19. Setelah upacara di sejumlah persimpangan, Pelawatan tidak akan diiring menuju Pura Dalem Kahyangan Desa Adat Kuta. Melainkan kembali ke Payogan masing-masing.
“Bali sekarang berada pada PPKM Level II. Kaitan dengan gelaran upacara ini, maka harapan kami wabah Covid-19 bisa segera sirna dari muka bumi. Namun tentu protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan secara disiplin,” tegasnya.(adi/jon)








