
MANGUPURA – Setelah memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 300 ribu kepada masyarakat Badung, pada akhir tahun 2021 ini Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta kembali mengelontorkan anggaran belasan miliar. Kali ini berupa bantuan stimulus untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), yang sangat terdampak oleh pandemi Covid-19.
Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kabupaten Badung telah mendata sebanyak 11.247 UMKM dari enam kecamatan berpeluang menerima stimulus, yang dipastikan cair minggu ini sebelum Hari Raya Galungan. Data ini menurut Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan berasal dari pendataan yang dilakukan pihaknya serta usulan dari pihak desa dan kelurahan.
“Hasil cleansing total ada 11.247 UMKM. Data ini dari UMKM usulan kita yang belum mendapatkan bantuan pusat, serta UMKM usulan baru dari pihak desa dan kelurahan,” terang Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan I Made Widiana yang dikonfirmasi, Selasa 3 Nopember 2021.
Hasil cleansing data ini lanjut Widiana, dilanjutkan dengan verifikasi lapangan yang dilakukan kelin dinas dan kepala lingkungan. “Apakah UMKM itu masih aktif atau tidak, harus dilakukan pengecekan ke lapangan. Hari ini datanya harus final,”imbuhnya. Setelah datanya final, selanjutnya berkoordinasi dengan BPD Bali untuk pencairan.
Penerima stimulus adalah semua jenis UMKM, seperti kuliner, handycraft, jasa, peternakan, perdagangan. Disinggung soal nominal, Widiana mengaku masih menunggu keputusan pimpinan. Namun jika merujuk bantuan pusat besarannya Rp 1,2 juta yang diterima setiap UMKM. Jika besaran yang diberikan Rp 1,2 juta, jadi anggaran yang digelontorkan lebih dari Rp 13 miliar. (lit)








