
KARANGASEM – Hibah bansos dan perbaikan infrastruktur jalan usaha tani masih mendominasi apirasi masyarakat yang diserap kalangan anggota DPRD Karangasem dalam reses yang berlangsung selama tiga hari dan berakhir Senin (1/11/2021).
Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika, mengakui, usulan hibah bansos berupa perbaikan pura dan bantuan sosial lainnya masih mewarnai reses masa sidang pertama tahun 2021 ini.
“Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, masyarakat lebih banyak mengusulkan hibah bansos. Ada juga yang mengusulkan perbaikan jalan dan pengadan lampu penerangan jalan,” ucap Suastika dikonfirmasi usaia melakukan reses di Banjar Pegubugan dan Banjar Bambangbiaung , Desa Duda, Kecamatan Selat.
Dikatakan, aspirasi yang disampaikan masyarakat kepada para anggota dewan itu, nantinya akan dimasukan kedalam pokok-pokok pikiran dewan untuk selanjutnya bisa dituangkan dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD).
“Intinya, semua usulan masyarakat itu akan kita paripurnakan untuk dimasukan ke dalam pokir dewan. Nah, kita hanya mengusulkan, namun semua kebijakan tetap ada di eksekutif,” katanya.
Suastika mengungkapkan, mengacu reses pada Januari lalu lebih dari 30 usulan masyarakat berhasil diserap. Namun semua aspirasi itu tetap dimasukkan kedalam pokir dewan dan dimasukan dalam RKPD.
“Dari semua usulan itu, kami hanya sebatas menyampaikannya dalam pokir Dewan, eksekusinya tetap ada di eksekutif,” jelasnya.
Selama pelaksanaan reses terse but, lanjut Suastika, pihaknya selalu mewanti-wanti semua anggotanya agar tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat setiap turun menemui masyarakat di masing-masing daerah pemilihannya.
Hal itu dilakukan, mengingat Karangasem masih menerapkan PPKM level II. “Jumlah masyarakat yang hadir juga kita batasi, maksimal 50 persen dari kapasitas tempat yang dipakai,” tanda Suastika. (watt)








