
BADUNG – Sejumlah pintu masuk Pantai Kuta mulai dipasangi QR Code aplikasi PeduliLindungi, Minggu 26 September 2021. Hari pertama penerapannya, beberapa pengunjung tidak bisa melakukan pemindaian maupun mengunduh aplikasi karena masalah akses internet.
Terkait hal itu, Bendesa Adat Kuta Wayan Wasista berharap adanya dukungan pemerintah mengoptimalkan akses WiFi gratis di Pantai Kuta. “Di Pantai Kuta tersedia WiFi, tapi sudah agak macet-macetan. Harapan kami kepada pemerintah agar ini bisa dioptimalkan dan bila perlu bisa diakses di setiap pintu yang dipasangi QR Code,” harap Wasista, Senin 27 September 2021.
Tak hanya masalah internet, beberapa pengunjung juga tidak membawa smartphone ke pantai dan ada juga mengaku belum mengunduh aplikasi PeduliLindungi maupun belum paham cara pengoperasiannya. Karena masih tahap penyesuaian, mereka diberikan edukasi oleh Satgas Pantai Kuta terkait kebijakan penerapan aplikasi sertifikat vaksin Covid-19 tersebut. “Tadi kami sudah kumpulkan dan memberikan pembekalan kepada nggota Satgas Pantai untuk teknis di lapangan,” ujarnya.
Bak gayung bersambut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Badung Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra mengaku dalam waktu dekat akan mengecek fasilitas WiFi yang terpasang pada seluruh DTW di Kabupaten Badung untuk mengoptimalkan pengoperasian aplikasi PeduliLindungi.
“Fasilitas eksisting yang sudah ada kami akan maksimalkan. Jika sebelumnya bandwidth cenderung difokuskan untuk menunjang program vaksinasi, ke depan kami arahkan ke pendidikan dan DTW. Kami akan cek lagi ke lapangan dan mungkin besaran bandwidth-nya dimaksimalkan untuk DTW,”ujarnya. (adi)








