
BADUNG – Polres Badung bersama instansi terkait menerapkan tiga strategi untuk menekan penularan Covid-19. Salah satunya menggencarkan vaksinasi dalam rangka percepatan terbentuknya kekebalan komunal (herd immunity) masyarakat.
Kepolisian menyiapkan dua gerai vaksinasi, yaitu di Terminal Tipe A Mengwi dan Klinik Polres Badung. “Di klinik Polres Badung, kami target 200 sampai 250 orang mendapat vaksin setiap hari. Sedangkan di Terminal Mengwi targetnya 700 sampai 750 orang setiap hari,”kata Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, Selasa 24 Agustus 2021.
Srategi kedua mengedukasi masyarakat untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). “Kami bersama TNI, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya, terus mengedukasi masyarakat untuk rajin mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan,” ungkap mantan Kasat PJR Dit.Lantas Polda Bali ini.
Terakhir, pelaksanaan 3T yaitu pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment). “Tracing dilakukan terhadap 10 orang yang kontak erat. Pasien baru terkonfirmasi positif langsung dibawa ke tempat isoter (isolasi terpusat). Sampai saat ini, pendataan dan pemindahan masyarakat menjalani isolasi mandiri (isoman) ke isoter masih terus dilakukan,” ujar Kapolres di sela-sela menerima 115 paket sembako dari Alumni Akpol 1993 Pesat Gatra.
Sembako itu disalurkan untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di wantilan Pura Petitenget, Kuta Utara. Pelaksanaan kegiatan menerapkan protokol kesehatan. “Paket sembako ini didistribusikan ke empat Polsek di wilayah hukum Polres Badung,” tandasnya. (dum)








