Kebijakan Gubernur Bali Memberi Secercah Harapan Perajin Endek di Karangasem

0
135
Ketut Patra apresiasi Kebijakan Gubernur Bali terkait Penggunaan Kain Tenun Endek Bali/Kain Tenun Tradisional Bali.

KARANGASEM – Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali/Kain Tenun Tradisional Bali membawa secercah harapan bagi perajin di tengah bayang-bayang kebangkrutan akibat pandemi Covid-19 berkepanjangan.

Ketut Patra, salah seorang perajin endek asal Desa Cegeng, Desa Kerthabuana, Kecamatan Sidemen, Karangasem, merasa senang dan mengapresiasi kebijakan Gubernur I Wayan Koster.

Kepada WARTA BALI, Patra menceritakan usaha yang ditekuninya sejak lama itu hampir bangkrut karena sepinya orderan selama pandemi. “Saya awalnya mempekerjakan 35 orang karyawan, tapi sekarang hanya 13 orang karena orderan sepi,”kata Patra saat ditemui di Kantor DPC PDIP Karangasem, Selasa 23 Februari 2021.

Saat situasi normal, pemasaran kain endek yang diproduksinya tak hanya di tingkal lokal, tapi juga sampai luar negeri dengan harga Rp 300.000 hingga paling mahal Rp 600 ribu per kain . “Harga itu tergantung motif dan bahan baku. Selama ini saya masih mencari bahan baku di luar Bali,”ujarnya.

Dengan adanya kebijakan Gubernur Bali, Parta berharap bisa kembali memproduksi sekaligus memasarkan kain endek. “Mudah-mudahan bisa dipasarkan lagi, “harapnya. (Ami)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here