Buka Bimtek PDP2, Ini Pesan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng

0
184


BULELENG – Pembentukan Pramuka Duta Perubahan Perilaku (PDP2) mulai dilakukan oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Buleleng. Setelah melakukan perekrutan secara online, 204 calon anggota PDP2 langsung diberikan pembekalan melalui bimbingan teknis (bimtek) yang digelar sinergis Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Buleleng.

“Bimtek Pramuka Duta Perubahan Perilaku, Tatanan Kehidupan Era Baru sangat penting dilaksanakan agar sebelum melakukan tugasnya, setiap anggota PDP2 mengetahui tentang Covid-19, memahami dan melakukan perubahan perilaku seperti penerapan 3M yakni Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan sesuai protokol kesehatan,” tandas Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Gede Suyasa, Sabtu (19/12/2020) siang saat membuka kegiatan Bimtek Pramuka Duta Perubahan Perilaku (PDP2) Tatanan Kehidupan Era Baru di Puri Sharon Kawasan Lovina.


Pada Bimtek yang menghadirkan narasumber, Gede Suratanaya dari unsur pimpinan Satuan Karya Pramuka (Saka) Bhakti Usada Kwarcab Buleleng dan Ketut Susila Widhiarsana dari unsur Pramuka Peduli Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng tersebut,Suyasa yang juga sekretaris Satuan Tugas Percepatan Penanganan (Satgas- PP) Covid-19 Kabupaten Buleleng juga berpesan agar perubahan perilaku dilakukan oleh setiap anggota PDP2.

“Perubahan perilaku wajib dilakukan setiap Pramuka Duta Perubahan Perilaku. Jangan sampai, anggota PDP2 justru menjadi carrier atau pembawa virus corona ke rumah dan menyebabkan klaster keluarga,” tandasnya.

Dengan mengikuti Bimtek, setiap anggota PDP2 juga diharapkan dapat mengetahui dan melaksanakan strategi sosialisasi, pendekatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan 3M.”Karena disiplin 3M merupakan indikator perubahan perilaku dapat diterima simultan oleh masyarakat,” tegasnya.

.”Penyebaran Covid-19 yang tidak kenal umur, usia dan jenis kelamin, sempat membuatr Buleleng menjadi Zone Merah pertama di Bali dan melakukan Karantina Desa Bondalem. Dengan pola pencegahan dan penanganan yang terus membaik, Zone Merah yang diakibatkan adanya importedcase positif dari PMI dimana dari 224 orang yang di rapid test, 31 orang diantaranya positif, bisa terlewati,” terangnya. Pada perkembangannya, penyebaran Covid-19 di Kabupaten Buleleng masih terjadi secara fluktuatif.

“Yang dikhawatirkan dan patut diantisipasi adalah klaster pasar serta keluarga,” ujarnya.
(kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here