Kasus Covid-19 Bondalem Mereda, Bupati Gelar Upacara Naur Sesangi

0
83

Bupati Agus Surdanyana bayar kaul


BULELENG – Kasus konfirmasi atau terinfeksi Covid-19 di wilayah Desa Bondalem Kecamatan Tejakula, saat mulai mereda bahkan bisa disebut sudah berada pada tingkat minimal. Perubahan positif penyebaran Covid-19 pada desa yang sempat menerapkan isolasi atau karantina desa pada tanggal 3 – 17 Mei 2020 ini, mendapatkan perhatian khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng.

Selain mengapresiasi sinergitas semua komponen dalam penanggulangan Pandemi Covid-19 diwilayah Desa Bondalem Pemkab Buleleng melaksanakan ritual upacara persembahyangan bersama, Naur Sesangi (bayar kaul,red).

“Dengan meredanya penyebaran Covid-19 di Desa Bondalem, kami melakukan persembahyangan bersama sebagai bentuk rasa syukur kepada Ida Hyang Widi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa,” tandas Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, Rabu (16/12/2020) pada acara persembahyangan bersama di Padmasana Kantor Desa Bondalam Kecamatan Tajekula.


Selama ini, kata Suradnyana didampingi Wabup Nyoman Sutjidra, Ketua DPRD Gede Supriatna, Camat Tejakula Nyoman Widiartha dan Prebekel Bondalem Ngurah Sadu, sinergitas Pemprov Bali, Pemkab Buleleng dan Pemerintah Desa Bondalam sangat baik dalam penanganan Pandemi Covid-19 Desa Bondalem.

“Berbagai upaya dilakukan untuk memerangi Covid-19. Mulai dari pemberian masker dan sembako untuk masyarakat. Bukan hanya itu, warga masyarakat juga melakukan persembahyangan memohon agar Desa Bondalem terbebas dari Covid-19,” ujarnya.

Persembahyangan ini, juga merupakan pelaksanaan janji yang sempat diucapkan saat memberi bantuan kepada masyarakat yang menjalani karantina.

“Ini sebuah ritual rasa syukur saya sebagai kepala daerah, karena Desa Bondalem sudah terlepas dari pandemi. Tentunya disaat seperti itu, kita sebagai umat beragama harus berserah diri kepada tuhan disamping melakukan upaya pencegahan,” tandasnya.


Hal senada diungkapkan Prebekel Desa Bondalem, Gde Ngurah Sadu. Selain mengapreasiasi upaya Pemkab Buleleng dalam mencegah, menangani dan menanggulangi Pandemi Covid-19 di Desa Bondalem, Prebekel Sadu juga berterimakasih karena berkat sosialisasi yang dilakukan, warga masyarakat memahami pentingnya penerapan protokol kesehatan.

“Kami dan warga masyarakat juga terus diingatkan, agar senantiasa waspada dan tidak boleh kendor menerapkan protokol kesehatan, sehingga kasus Covid-19 bisa kembali meningkat,” tandas Sadu.

Disebutkan, dengan pengalaman karantina selama 14 hari, warga masyatakat Desa Bondalem semakin taat dan patuh terhadap imbauan yang dikeluarkan pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten.

“Saat ini, kami terus kampanye protokol kesehatan yakni 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Dan kami di pemerintahan desa harus memberikan contoh 3M kepada masyarakat,” pungkasnya. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here