Berakhir Damai, Penendang Siswi Dikenakan Wajib Lapor

0
210
Video NV menendang LD di GOR Mengwi viral di media sosial.

BADUNG – Insiden penendangan siswi berinsial LD (16) yang dilakukan NV (15) di GOR Mengwi, Kecamatan Mengwi, Badung, berakhir damai.

Kasus penganiayaan dipicu salah paham antar kedua siswi itu dimediasi oleh Polsek Mengwi. Kemudian, pihak korban mengajukan permohonan pencabutan laporan. “Kami sudah tindaklanjuti (pencabutan laporan) dan setelah itu keduanya sepakat damai,”ujar Kanit Reskrim Polsek Mengwi  Iptu I Ketut Wiwin Wirahadi, Kamis (12/11).

Dengan kesepakatan itu, penyidik menghentikan proses hukum. NV hanya dikenakan wajib lapor. ” Ini (wajib lapor) sebagai efek jera agar tidak mengulangi perbuatan. Kami juga berharap orang tua bisa membimbing anaknya,”tegasnya.

Seperti diwartakan, NV menendang LD (16) di tribun atas GOR Mengwi, Kecamatan Mengwi, Badung, Senin (9/11) sekira pukul 14.00. Dalam rekaman video berdurasi 45 detik dan viral di media sosial, korban tidak memberikan perlawanan.  Kejadian itu ramai disaksikan teman-temannya.

Kronologisnya, LD dijemput temannya berinisial KK (16) di rumahnya di Desa Beringkit, Kecamatan Marga, Tabanan.  Sekira pukul 13.00, NV menelepon KK supaya mengajak korban ke Alas Kedaton di Desa Kukuh, Marga, Tabanan. “Sampai Alas Kedaton, LD dengan NV tjadi salah paham hingga cekcok mulut,”ujar Kapolsek Mengwi AKP Putu Diah Kurniawandari, Selasa (10/11/2020).

Setelah itu, remaja berparas cantik berkulit putih asal Seririt, Singaraja, beralamat di Sanggulan, Kediri, Tabanan itu meminta LD ke GOR Mengwi. Beberapa temannya mengikuti perjalanan mereka. “Sampai TKP, korban diajak ke tribun atas dan kembali terjadi cekcok mulut,”ungkapnya.

NV yang tidak mampu membendung emosi melayangkan tendangan ke arah wajah LD hingga korban mengalami kesakitan di belakang telinga.  Setelah kejadian, korban diantar orang tuanya melapor ke Polsek Mengwi.(dum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here